Siaran Pers

Tidak Ada Jaminan Lulus Bagi Peserta Prajab CPNS

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 19 Aug 2015
  • Waktu: 05:28 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Rabu, 19 Depok 2015



Jatinangor – Dengan mengucap basmallah, Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il membuka Prajabatan CPNS Golongan III Pemerintah Kota Depok di Pusdiklat LAN RI, Kiarapayung, Jatinangor, Sumedang. Prajab terselenggara atas kerjasama Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Depok dengan Pusat Kajian dan Pendidikan dan Pelatihan Aparatur (PKP2A) LAN RI. Kepala Sub Bagian Umum dan SDM PKP2A LAN, M. Fahrurozi menginformasikan tujuan prajab untuk membentuk PNS yang professional. “Dalam prajab, karakter akan dibentuk dengan nilai-nilai, sehingga PNS professional sebagai pelayan masyarakat,” tuturnya, Rabu (19/08/15) pagi.

Beliau menginformasikan bahwa kurikulum yang disampaikan dalam prajab berpedoman pada aturan yang berlaku. Prajab diikuti oleh 80 peserta dan berlangsung dari 19 Agustus hingga 29 Septetember 2015. Widyaiswara bersumber dari P2KPA LAN RI dengan metode kuliah, cermah, dan diskusi. Dimana nantinya akan dibagi menjadi dua kelas dan materi yang diajarkan berupa klasikal dan aktualisasi, seperti akuntabilitas, nasionalisme, etika public, komitmen, dan lain sebaginya. “Para peserta selama 18 hari akan diasramakan dan 13 hari dikembalikna ke OPD masing-masing untuk mengaktualisasikan materi yang didapat. Setelah itu peserta akan dievaluasi dengan seminar aktualisasi, serta sikap dan perilaku,” terang Fahrurozi.

Kepala PKP2A LAN RI Joni Daud, menghaturkan terima kasih atas kerjasama penyelenggaraan prajab ini. “Semoga kita bisa meningkatkan kualitas aparatur. Dan semoga prajab ini menjadi tongak awal aparatur yang professional. Pembentukan karakter dan pola piker menjadi modal dasar untuk membangun aparatur yang professional. Ikuti prajab dengan baik, laksanakan proses pembelajaran secara serius sehingga apa yang disampaikan bisa diaktualisasikan dengan benar,” tegasnya.

 Walikota Depok menyatakan prajab ini sebagai evaluasi untuk membentuk dan mengantarkan proses penyelesaian tahapan dari CPNS menjadi PNS. Karena itu kompensi dan nilai-nilai yang harus dimiliki oleh Aparatus Sipil Negara (ASN) harus dibentuk. Salahsatunya adalah meningkatkan dan mengasah kompetensi, dimana kita nantinya harus berahadapan dengan masyarakat umum sebagai pelayan. ASN harus bisa menjadi pelayan masyarakat dengan memberikan pelayanan yang prima. Dimana pelayanan prima terkait dengan penyelesaian administrasi (melahirkan dokumen), membangun sarana dan prasarana , dan menciptakan kepastian hukum sehingga lingkungan aman dan nyaman.

“Tidak ada jaminan lulus 100% kepada semua peserta. Pemantauan secara berkala akan terus dilakukan. Jangan menganggap prajab ini sebagai formalitas, kalau memang tidak layak, maka tidak akan lulus. Selamat mengikuti prajab, ikuti dengan serius, agar lulus dengan hasil yang terbai,” tutur Nur Mahmudi yang melanjutkan dengan memberikan materi yang bertemakan Ayo kerja menuju Depok Produktif dan Inovatif, untuk hadirkan Depok yang maju dan sejahtera. (olas)