Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 22 Juli 2015
Balaikota - Indonesia kembali berduka, bertepatan dengan Idul Fitri 1 Syawal 1436 H, terjadi konflik dan kekerasan massa di Kabupaten Tolikara, Papau, Jum’at (17/07/15). Sekitar pukul 07.00 WIT, Kabupaten Tolikara Papua mendapat perlakuan tidak menyenangkan berupa penyerangan dan pengrusakan. Rumah, kios, bahkan tempat ibadah (masjid), tidak luput dari provokasi amuk massa. Kejadian tersebut terjadi saat umat muslim Tolikara sedang khusyuk menunaikan ibadah sholat Iedul Fitri 1436 H.
Melihat kondisi tersebut, Pemerintah Kota Depok beserta seluruh elemen masyarakat yang ada di Kota Depok berupaya untuk terus memberikan sumbangsih, salah satunya dengan mengadakan penggalangan dana. Penggalangan dana yang bertajuk ‘Peduli Anak Bangsa, dari Depok untuk Papua’, berlangsung saat apel pagi di lapangan Balaikota, Rabu (22/07/15) pagi. Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il mengatakan, saat ini Pemerintah Kota Depok mencoba menunjukan sikap dan partisipasi, serta kepedulian agar isu sara tersebut tidak berkembang di Depok.
“Pagi ini kami menggalang dana untuk merespon dan menunjukan bahwa di Depok tidak ada isu sara. Kami juga akan mengundang FKUB, Kemenag Depok, MUI Depok, Polresta Depok, Kodim 0508, dan unsure terkait lainnya, untuk rapat bersama, menentukan langkah deklarasi Depok Peduli Papua. Semoga langkah dan sikap kita nanti akan memperkuat posisi Aparatur Sipin Negara Kota Depok, dan siap membangun kerukunan antar umat beragama, menciptakan keharmonisan pembangunan social kemasyarakatan, dan memperkokoh infrastruktur dan pelayanan kepada masyarakat,” tutur pria kelahiran Kediri seraya menghaturkan terima kasih kasih kepada pemerintah pusat yang telah sigap dan kompak mengambil sikap dan langkah, baik proses penyelesaian hukam, rehabilitasi, dan recoverynya.
Dalam kesempatan itu, Walikota Depok dan Wakil Walikota Depok tak sungkan membawa kotak sumbangan dan mengitari barisan aparatur, untuk mengumpulkan dana. Alhamdulillah, sekitar 15 menit berlalu, Aparatur Pemkot Depok berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp. 41.336.500,-. Semoga penggalangan dana yang dimulai dari segenap aparatur Pemkot ini, bisa terus bergulir keseluruh penjuru mayarakat yang ada di kota Depok khususnya, dan Indonesia umumnya. Semoga dana ini bisa membantu proses rehabilitasi dan pembangunan kembali masjid dan pusat pelayanan masyarakat lainnya. “Terima kasih kepada seluruh aparatur Pemokot Depok yang telah bersumbangsih untuk Papua. Semoga ini menjadi langkah awal penggalangan dana peduli anak bangsa, dari Depok untuk Papua,” ujar Nur Mahmudi (olas)