Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 27 April 2015
Walikota Depok menghadiri Sidang Istimewa Dalam Rangka Hari Jadi Kota Depok Ke-16, di Ruang Sidang Paripurna DPRD, Senin (27/4/15). Hadir Wakil Walikota, Mantan Walikota dan Wakil Walikota, Setda, Muspida, Ketua Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, Panglima Divisi 1 Kostrad Cilodong, Komandan Kodim 0508, Komandan Brimob, Ketua Pengadilan Agama, Kepala OPD, Anggota DPRD Jawa Barat, Ketua TP PKK, Ketua Dharma Wanita, Ketua KPU Kota Depok, Instansi Vertikal, Tokoh Masyarakat, dan Mantan Ketua dan Anggota DPRD Kota Depok.
Rapat Paripurna Istimewa dalam rangkaian HUT Depok yang mengambil tema “Dengan Hari Jadi Ke-16 Kota Depok Tahun 2015 Kita Syukuri Setiap Pencapaian Prestasi Dengan Penuh Dedikasi Menuju Kota Depok Yang Maju Dan Sejahtera”, dimulai dengan tarian persembahan Tarian Sirih Kuning dari Sanggar Jenggala Manik. Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Depok dihadiri oleh 47 dari 50 Anggota DPRD Kota Depok. Namun karena Rapat Paripurna ini tidak menghasilkan suatu keputusan, maka Rapat Paripurna ini tanpa memperhatikan quorum.
Ketua DPRD Kota Depok Hendrik Tangke Allo, mengatakan peringatan HUT Depok merupakan wujud syukur Kota Depok yang dalam perjalanan Depok selama 16 tahun menjadikan Depok sebagai kota mandiri berkat kerjasama antara pemerintah dengan masyarakat. Dalam acara ini dikumandangkan Hymne dan Mars Pemerintah Kota Depok karya cipta Alm. Hj. Rini Tjakraningrat mantan anggota DPRD Depok periode 1999-2004 berdasarkan Keputusan Walikota Depok Nomor 431/79/Kpts/HK/2004 yang dibawakan oleh paduan suara Ikatan Keluarga Dewan (IKD).
Dalam Rapat Paripurna Istimewa ini dibacakan sejarah singkat Kota Depok oleh pelajar berprestasi dari SMA N 1 Depok yakni Aby Dwi Prasetya yang meraih Juara 3 Olimpiade Pasar Modal Tingkat Provinsi Jawa Barat, Juara 2 Olimpiade Indonesia Cerdas RTV Tahun 2014, Finalis OSN Bidang Ekonomi Tahun 2015, Juara 2 OSN Bidang Ekonomi Tingkat Kota Depok Tahun 2015 dan Mutiara Rahmah Amari yang meraih Juara 3 Lomba Keterampilan Baris-Berbaris di SMA 5 Depok Tahun 2013, Peserta OSN Bidang Biologi Tingkat Provinsi Tahun 2014, Juara 2 Olimpiade Indonesia Cerdas RTV Tahun 2014, dan Juara 2 OSN Bidang Biologi Tingkat Kota Depok Tahun 2015.
Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il dalam sambutannya mengatakan bahwa sudah sepatutnya kita bersyukur karena atas perkenan-NYA kita dapat membangun Kota Depok menjadi kota yang aman, maju dan berdaya saing. “ Semoga eksistensi kita dapat dirasakan manfaatnya oleh warga Depok”, ujar Nur. Dalam kesempatan ini Nur Mahmudi juga menyempaikan beberapa penghargaan atau prestasi Kota Depok. “Hari ini Depok mendapat kado istimewa yakni penghargaan dari Kemendagri yaitu penghargaan LPPD. Ini kali ke empat Depok mendapat penghargaan ini. Di Indonesia ada 10 kota terbaik yang mendapat penghargaan ini, termasuk Depok. Penghargaan ini diberikan kepada kota yang berkinerja terbaik”, tutur Nur Mahmudi. Penghargaan ini sendiri diterima langsung oleh Sekretaris Daerah Kota Depok, Ety Suryahati tepat di hari jadi Kota Depok Ke-16. Beliau mengatakan penghargaan ini diperoleh tak lepas dari peran DPRD Kota Depok sebagai mitra yang melayani lebih menjangkau ke masyarakat dan juga peran lembaga-lembaga mitra pemerintah serta masyarakat.
Terkait Pilkada serentak Desember 2015, Walikota Depok berharap seluruh warga Depok berpartisipasi. “Saya berharap seluruh warga Depok yang telah mempunyai hak pilih untuk berpartisipasi aktif”, ajak Nur. Walikota Depok juga menyampaikan bahwa Peringatan HUT Ke-16 Kota Depok merupakan momemtum terakhir bagi Walikota dan Wakil Walikota . “Saya mengucapkan terima kasih kepada para pendahulu, pejuang, administrator terbentuknya kota ini. Mohon maaf atas segala kekurangan dan semoga apa yang telah kami lakukan kepada Kota Depok ini dapat dirasakan oleh warga Depok”, ucap Walikota Depok.
Dalam acara ini sekaligus diberikan penghargaan kepada Masyarakat Kota Depok yang telah mengabdikan dirinya pada rumah ibadah. Para penerima penghargaan yakni Miang Syahroni yang telah mengabdi selama 34 tahun sebagai Marbot (Pengurus DKM Masjid AS SALAM); Markus Abor telah mengabdi selama 17 tahun sebagai Koster Gereja Katolik SANTO PAULUS; Yety Samuel telah mengabdi selama 16 tahun sebagai Koster Gereja GPIB IMANUEL yang menggantikan dan meneruskan pengabdian almarhum suaminya yang bernama Yopi Samuel yang bekerja sebagi Koster Gereja tersebut selama 32 tahun; Wiranata telah mengabdi selama 15 tahun sebagai penjaga Vihara Cilangkap; dan Suripto telah mengabdi selama 7 tahun sebagai Pengempon (penjaga) Puri Tri Buana Agung. (mira)