Siaran Pers

Tasyakuran Hari Jadi Ke-16 Kota Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 24 Apr 2015
  • Waktu: 09:27 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Jum’at, 24 April 2015

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menghadiri Tasyakuran Hari Jadi Ke-16 Kota Depok, di Aula lantai 1 Gedung Balaikota Depok, Jum’at (24/4/15). Hadir Muspida, Ketua Penggerak PKK, Para pemuka agama yang tergabung dalam FKUB(Forum Kerukunan Umat Beragama), tokoh masyarakat, alim ulama, perwakilan organisasi keagamaan, organisasi kepemudaan dan organisasi kemasyarakatan.

Acara dengan tema “ Membangun Keharmonisan dan Kerukunan Antar Umat Beragama Di Kota Depok” mengahdirkan 5 perwalikan tokoh agama yang menyampaikan refleksi usia Depok yang ke-16.

Idris Yahya perwakilan Agam Islam dalam refleksi HUT Depok Ke-16 menyampaikan, bahwa Kota Depok Damai dan Sejahtera. “Saat ini kesadaran masyarakat dalam menjaga kerukunan antar umat beragama mengalami peningkatan, kita dapat hidup berdampingan di Kota Depok dengan suasana yang kondusif”, ujar Idris Yahya.

Romo Anton perwakilan Agama Katolik menyampaikan bahwa kita patut bersyukur diusia Kota Depok yang baru menginjak 16 tahun, kerukunan beragama di Kota Depok luar biasa. Diusia yang ke 16, banyak yang telah dicapai kota depok terutama dalam hal pembangunan. Beliau juga menyampaikan indahnya perbedaan. “ Berbeda bukan berarti bermusuhan, tetapi berbeda itu indah. Kerukuman umat beragama di Depok semoga dapat menjadi contoh bagi kota lain”, ujar Romo Anton.

Sinaga perwakilan Agama Kristen Protestan dalam refleksinya menyampaikan Depok sebagai kota yang multiagama dapat menjaga kerukunan antar umat beragamanya. Beliau juga mengemukakan peran FKUB dalam menjaga kerukunan umat beragama. “ FKUB telah membuka peluang untuk sarana sharing para pemuka agama sehingga tercipta kerukunan”, ujar M. Sinaga.

Wayan Parwata perwakilan Agama Hindu menyampaikan di usia yang ke 16 Depok telah berhasil membangun kerukunan umat beragama. Beliau juga berharap para pemuka agama khususnya dapat terus melakukan edukasi kepada para umat untuk tetap menjaga kerukunan.

Handisan perwakilan agama konghucu mengatakan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok yang telah membantu proses pembangunan tempat ibadah. “ Ternyata membangun tempat ibadah tidak sesulit yang kami bayangkan, ternyata mudah selama semua persyaratan telah terpenuhi. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kota Depok saat ini kami telah mempunyai tempat ibadah di Cilodong”, ujar Handisan.

Dalam sambutannya, Walikota Depok Nur Mahmudi Is’mail mengatakan bahwa sudah sepatutnya kita bersyukur karena Kota Depok memiliki toleransi yang tinggi dalam kerukunan antar umat beragama.” Ajaran agama apapun yang diyakini, semakin taat orang beragama semakin menghargai antar sesama manusia”, ujar Nur. Beliau juga mengatakan dalam proses berinteraksi kita tidak boleh memaksakan dalam masalah keagamaan. “Kita juga harus menyadari bahwa kehidupan beragama kita jangan sampai mengganggu orang lain yang dapat memicu konflik sosial”, lanjutnya. Sebagai warga Depok sepatutnya kita bersyukur atas sejumlah prestasi yang telah diraih Kota Depok diantaranya penghargaan Parasamya Purnakarya Nugraha yaitu Penghargaan Tertinggi Bidang Pemerintahan Daerah yang diberikan oleh Presiden RI pada 25 April 2014. Depok yang saat itu baru berusia 15 tahun dapat mengalahkan kota-kota lain yang lebih usianya dari Kota Depok. “Dengan Hari Jadi Ke-16 Kota Depok Tahun 2015, Kita Syukuri Setiap Pencapaian Prestasi, Dengan Penuh Dedikasi, Menuju Kota Depok Yang Maju dan Sejahtera” (mira)