Siaran Pers

1300 Siswa SD Makan Telur di Lapangan Balaikota

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 23 Apr 2015
  • Waktu: 17:33 WIB
 Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Kamis, 23 April 2015

Walikota Depok Nur Mahmudi Isma’il menghadiri opening gerakan makan telur di lapangan Balaikota, Kamis (23/04/15) pagi. Opening yang masih dalam rangkaian Pameran Produk Distankan, melibatkan 1.300 pelajar SD di kota Depok. Tak hanya opening gerkan minum susu dan makan telur, dihari kedua pameran juga menghadirkan talkshow komunitas musang, talkshow komunitas reptil, talkshow komunitas sugar glidder, demo perbanyakan tanaman fegetatif, demo aquascape, dan pentas musik. Pameran produk Distankan terselenggara di lapangan Balaikota selama tiga hari, 22 -24 April 2015.

Plt. Kadis Distankan, Eka Bachtiar menginformasikan bahwa kemarin telah dilakukan pembukaan pameran oleh Wakil Walikota, yang dilanjutkan dengan gerakan makan ikan. Dihari kedua ini, ada gerakan makan telur, serta buah lokal. Kegiatan ini untuk mengedukasi siswa agar mereka memahami dan terbiasa mengkonsumsi makanan bergizi, beragam, seimbang, dan aman (B2SA). “Kegiatan ini juga mengedukasi siswa agar membiasakan diri mengkonsumsi makanan berkualitas dan pangan lokal,” ujar Eka menambahkan, omset penjualan dari UMKM yang ada dipameran pada hari pertama sekitar 16 juta rupiah.

Pria kelahiran Kediri menuturkan gerakan ini untuk mengajak anak-anak mulai mencintai buah lokal dan makanan yang mengandung protein, seperti ikan dan telur. Indonesia memiliki banyak ikan yang mudah didapat. Budidaya ikan juga mudah dan telah banyak di Indonesia. Karena itu, ikan dikenal dengan murah dan berkualitas. Selain protein, kandungan lemak ikan juga bagus dan tidak membahayakan kolesterol. Telur merupakan sumber protein dan mengandung komponen gizi lainnya. Telur mudah didapat, mudah diproduksi, dan murah.

“Perbanyaklah makan protein dan buah. Lengkapi juga dengan sayur, lemak, mineral, dan karbohidrat. Indonesia memiliki 77 karbohidrat seperti singkong, jagung, sukun, dan lainnya. Pilih dan konsumsilah karbohidrat yang mengandung glikemik indeks rendah,” himbau Nur Mahmudi seraya mengenalkan beragam karbohidrat kepada para siswa.

Pemimpin kota Depok menyerahkan secara simbolis kepada tujuh siswa berupa sebuah paket yang berisi pisang, jeruk, telur, dan air mineral. Selanjutnya, para siswa mengkonsumsi telur dan buah lokal tersebut dengan diiringi lagu One Day No Rice. Menurut Kadis Kesehatan Kota Depok, paket tersebut mengandung sekitar 400 kkal yang cukup untuk memenuhi kebutuhan satu hari. (olas)