Siaran Pers

Seminar Kesehatan Bagi Masyarakat Awam Dibuka Wakil Walikota

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 22 Apr 2015
  • Waktu: 07:37 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Rabu, 22 April 2015

Seminar Kesehatan Bagi Masyarakat Awam resmi dibuka oleh Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, di Aula lantai 1 Gedung Balaikota Depok, Rabu (22/4/15). Hadir Direktur RSUD, Komisi D DPRD Depok, perwakilan OPD, organisasi professional, PERGERI, Ormas dan LSM, serta para kader Posbindu Kelurahan.

RSUD Kota Depok adalah institusi kesehatan milik Pemerintah Daerah Kota Depok yang memiliki tanggung jawab untuk terus meningkatkan mutu pelayanan terhadap masyarakat melalui pemberian informasi dan pengetahuan kesehatan, salah satunya melalui penyelenggaraan seminar kesehatan bagi masyarakat awam. Kegiatan seminar sehari yang mengangkat tema “ Sehat, Mandiri dan Produktif Di Usia Lanjut”, dilaksanakan dalam rangka memperingati HUT Kota Depok ke-16 dan HUT RSUD Kota Depok ke-7.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 300 peserta dari berbagai perwakilan OPD, Organisasi Profesional, Ormas dan LSM, Kader Posbindu Kelurahan dan lainnya. Seminar yang dimoderatori oleh dr. Devi Maryori, M. Kes dari RSUD, menghadirkan para narasumber yang kompeten dibidangnya. Diantaranya narasumber dari pegawai RSUD sendiri yaitu dokter spesialis penyakit dalam dr. Desi Fitriani, SpPD yang mengangkat materi “Sehat Di Usia Lanjut”, dan dokter spesialis psikiatri dr. Diana Papayungan, SpKJ yang mengangkat materi “Proses Menua”. Selain itu juga menghadirkan narasumber dari RSCM spesialis bidang olah raga dr. Ade Tobing, SpKo yang mengangkat materi “Sehat Bugar Di Usia Lanjut Dengan Latihan Fisik”, dan narasumber dari UI spesialis bidang Gizi dr. Fiastuty Wijaksono, SpGk.

Selain kegiatan seminar, RSUD Kota Depok juga telah mengadakan beberapa kegiatan yakni Sunatan Masal sebanyak 29 anak (2/4), Donor Darah sebanyak 36 orang (7/4), talkshow di radio yang mengangkat tema penyakit kulit dan kelamin (13/4) dan operasi katarak mulai April sampai selesai sebanyak 20 mata.

Direktur RSUD Kota Depok, drg. Ernawati SS, M.Kes berharap dengan diadakannya seminar ini, ada peningkatan kesehatan dan kualitas hidup pasien usia lanjut di RSUD Kota Depok khususnya dan masyarakat Kota Depok pada umumnya. Disamping itu, usia harapan hidup juga dapat ditingkatkan sehingga Indeks Pembangunan Manusia pada akhirnya turut meningkat serta fungsi dan tanggung jawab Rumah Sakit sebagai Institusi Kesehatan milik Pemerintah Kota Depok dapat tercapai secara optimal.

Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad dalam sambutannya mengatakan bahwa data usia lanjut di Kota Depok tiap Tahun makin meningkat. “Data tahun 2013 angka usia lanjut dikota Depok 4,75 % dan pada tahun 2014 meningkat menjadi 5,21% dari jumlah penduduk Kota Depok”, ujar Idris. Wakil Walikota juga mengatakan bahwa pelayanan RSUD baik fisik maupun non fisik makin meningkat, walaupun masih terkendala masalah bangunan. “Insyaallah tahun ini akan dibangun gedung tambahan di RSUD, yakni Gedung Cendana untuk menambah pelayanan di Rumah Sakit”, lanjutnya. Beliau juga menyampaikan Depok dalam hal berbenah diri membutuhkan sikap sabar dari masyarakat dan sikap lapang dada dari pemimpinnya karena terbatasnya anggaran atau dana yang ada, karena telah ditetapkan prioritas pembangunan. Idris mengajak para tenaga kesehatan dan pegawai RSUD agar selalu ramah dalam memberikan pelayanan dan memberikan senyum yang tulus dari hati. Idris berharap semoga para peserta seminar dapat menimba ilmu dan informasi yang banyak dari para narasumber.

Disela-sela acara, Walikota Depok Nur Mahmudi Is’mail menyempatkan diri untuk mengunjungi seminar yang masih berlangsung. Dalam kesempatan ini Nur mahmudi mengkoreksi paduan suara yang sedang menyanyikan Mars ODNR. Sontak, orang nomor satu di Depok ini didaulat untuk menyanyikan Mars ODNR yang berjudul asli Pangan Lokal Yang Menyehatkan. Nur Mahmudi mengatakan Indonesia dikaruniai lahan yang luas yang memiliki varietas sumber makanan yang sangat banyak. Sumber makanan yang dimaksud adalah sumber pangan berupa karbohidrat dan Indonesia sendiri memiliki 77 jenis karbohidrat. “Lagu Mars ODNR mengingatkan kita agar kita tidak tergantung pada satu jenis karbohidrat, yaitu nasi.Semoga dengan lagu ini kita bisa menghidupkan aneka karbohidrat yang memiliki glikemi indeks yang rendah”, ujar Nur. Beliau juga mengajak untuk mengkonsumsi karbohidrat yang glikemik indeksnya rendah agar lebih sehat. (mira)