Siaran Pers

Nur Mahmudi : Kita Harus Bersyukur

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 15 Apr 2015
  • Waktu: 08:24 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Rabu, 15 April 2015

Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il, menghadiri pengajian bulanan TP PKK Kota Depok, di Masjid Balaikota Depok, Rabu (15/4/15). Hadir Ketua TP PKK Kota Depok Nur Azizah Tamhid, Kabag Sosial Asep Roswanda dan Ketua FORMI atau Forum Olahraga Rekreasi Masyarakat Imam Budi Hartono.

Pengajian bulanan TP PKK Kota Depok ini mengangkat tema “ Mewujudkan Mu’min Tangguh Dengan Akidah Yang Lurus Dan Istiqomah”. Nur Azizah Tamhid dalam kesempatan ini menyampaikan ciri-ciri mu’min yang tangguh, diantaranya mu’min yang berusaha merespon seluruh tuntutan Allah dan Rasul-NYA, dan dijalankan selama perjalanan hidupnya (istiqomah), mu’min yang tidak mengotori imannya dengan kemusyrikan, yang tidak mencampuri imannya dengan keraguan, mu’min yang berilmu banyak dan teguh pendirian serta mengiringi imannya dengan ketaqwaan.

Ketua TP PKK Kota Depok ini juga menyampaikan gambaran kondisi akhir zaman dimana terdapat orang yang mengabaikan amanah atau tidak melaksanakannya, terjadi banyak fitnah, banyak perpindahan agama (murtad) dan menjual agama dengan harta dunia, ilmu (agama) semakin hilang, kebodohan merajalela, perzinaan mewabah, arak menjadi minuman biasa, jumlah lelaki semakin sedikit dan jumlah perempuan semakin banyak, orang taat beragama dianggap aneh dan jumlah orang islam banyak tapi tidak berkualitas. Menurut Nur Azizah Tamhid tantangan menjadi mu’min tangguh ialah pengaruh dari dalam diri sendiri dan pengaruh dari luar.

Dalam kesempatan ini, Walikota Depok menyampaikan bahwa kita sebagai kaum muslimin senantiasa terus berikhtiar untuk memperkokoh kualitas keimanan dan memperbanyak amal soleh. Saat ini kita juga telah memasuki bulan April dimana Kota Depok akan berusia 16 Tahun pada tanggal 27 April nanti. Depok yang lahir pada tanggal 27 April 1999, yang lahir pada masa reformasi, kita patut bersyukur Depok cukup reformis. Depok juga telah menunjukkan kematangannya dalam bermasyarakat dan pemerintahannya. Pertumbuhan ekonomi Kota Depok senantiasa diatas rata-rata nasional. Kondisi jumlah pengangguran di Kota Depok juga lebih kecil dibanding kota lainnya. Tingkat kemiskinan di Kota Depok juga hanya 2,32%, hal ini juga tidak terlepas dari peran PKK dengan program UP2K dan juga P2WKSS, sehingga tingkat kemisinan rendah.

Dalam perspektif keagamaan, di Kota Depok tidak ada gesekan diantara sesama muslim. “Kita bisa menghormati hubungan antar sesama muslim ataupun hubungan antara muslim dengan non muslim”, ujar Nur. Kita juga sepatutnya bersyukur atas sejumlah prestasi yang telah di raih oleh Kota Depok, lanjutnya. Beliau juga mengatakan Depok sebagai kota yang dewasa karena peran ulama dan masyarakat sebagai orang yang beragama. Saat ini tingkat kesejahteraan Kota Depok menurut BPS, Depok telah melewati angga 80 dalam IPM atau Indeks Pembangunan Manusiat, Depok telah masuk dalam 3 besar.

Depok dalam usianya yang menjelang 16 tahun juga telah menjawab tantangan ujian berbasis computer atau sistem CBT (Computer Based Test ) dalam pelaksanaan Ujian Nasional. Nur Mahmudi juga mengajak kita untuk melaksanakan program PKK diantaranya program pemberdayaan ekonomi dan pemberdayaan keluarga serta mengajak untuk senantiasa menjadi konsumen yang cerdas. (mira)