Siaran Pers
Humas & Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 24 Maret 2015
Walikota Depok, Nur Mahmudi Is’mail, menerima audiensi dari Pengurus Cabang (Pengcab) Taekwondo Indonesia Kota Depok, di ruang kerjanya, dilantai 2, Gedung Balaikota Depok, Selasa (24/3/2015). Turut Hadir, Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata Seni dan Budaya, Mulyamto, Kepala Seksi Bina Olahraga, Yunus Djunaedi, Ketua Pengcab Taekwondo Kota Depok, Wijayanto, Wakil Ketua Pengcab Taekwondo Kota Depok, Sutrisno, Para Pengurus Cabang Taekwondo Kota Depok, serta tiga orang Master Taekwondo.
Maksud Kedatangan ialah untuk memperkenalkan kepengurusan baru Pengcab Taekwondo Kota Depok, membahas program-program tiga tahun kedepan dan Protector Scoring System. Selain itu juga membicarakan multievent yang akan diadakan dalam waktu dekat, yakni Kejuaraan Taekwondo tingkat Kota Depok, memperebutkan piala Walikota.
Kejuaraan Taekwondo yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Depok, akan dilaksanakan pada 25-26 April mendatang. “Kejuaraan Taekwondo ini sekaligus sarana seleksi atlet tingkat Kota Depok, pada usia 13-18 tahun, yang nantinya akan kita bina, tatar dan kirim untuk siap terjun di PORDA, dimanan kita menargetkan 3 emas”, ujar Wakil Ketua Pengcab Taekwondo Kota Depok, Sutrisno.
Master Taekwondo, Master Jay Fitriaji, yang juga mantan atlet nasional mengatakan dirinya siap membantu Kota Depok. “Tolong manfaatkan saya, apa yang bisa saya bantu, saya akan bantu untuk Depok”,ujar Master Jay Fitriadi. Master Taekwondo, Master Toni juga mengenalkan suatu alat, yaitu Protector Scoring System, dimana merupakan alat multifungsi dengan model PSS, yang terdapat sensor sistem. “Dengan alat ini, wasit sudah tidak banyak berperan dalam menentukan siapa yang menang atau kalah, sehingga dapat meminimalisir potensi kecurangan wasit”, ujar Master Toni. Dalam alat ini ada beberapa komponen yang dapat mendeteksi jika disentuh. Dengan adanya schoring system, kemenangan hampir sepenuhnya ditentukan oleh alat, dan wasit hanya menambahkan untuk beberapa skor tertentu yang tidak dideteksi oleh alat ini. Misalnya, tendangan di kepala atau tendangan khusus.
“Dari sisi olahraga prestasi, Taekwondo karena merupakan olahraga individu, perolehan medali bisa lebih banyak dan kami mendukung Taekwondo agar terus berkembang di Kota Depok”, ujar Walikota Depok. Kota Depok sebagai sarana Charakter Building, juga seperti Taekwondo yang membangun mental-mental character building melalui tiga hal, yakni sportifitas, Fighting spirit, dan mental juara. (mira)