Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 26 Februari 2015
Balaikota - Rapat Kordinasi Pembinaan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) diselenggarakan di aula lantai 5 Balaikota, Kamis (26/2) siang. Rakor yang menghadirkan dua narasumber Dan dikemas dalam bentuk panel, dibuka oleh Walikota Depok Nur Mahmudi Isma'il.
Ketua KPA Depok, Asep Roswanda men gin form as ikan, peserta rakor berasal Dari kepolisian, PKK, OPD, LSM, Organisasi Profesi, Tokoh masyarakat, Dan Tokoh Agama. "Rakor ini untuk menyamakan persepsi, sikap, dan tindakan dalam rangka penanggilangan AIDS, sehingga tergali informasi dan strategi penanggulang AIDS yang efektif di Kota Depok," ujar Asep.
Walikota Depok mengatakan, malah AIDS merupakan bahian Dari kredibilitas kondisi kesehatan sebuah wilayah. Sulit menyatakan bebas HIV/AIDS karena proses penularannya menyangkut hubungan keseharian antara pria Dan wanita. Dan Ada metode-metode lain yang salah treatment, seperti metode transfusi darah. "Penggunaan narkoba dengan jarum suntik juga dapat menjadi penyebab HIV AIDS," tegas Nur Mahmudi seraya menambahkan, memilih pasangan juga bisa berdampak apabila pasangannya telah mengidap HIV AIDS.
Pria kelahiran Kediri menghimbau untuk menjaga diri dan tidal menggunakan narkoba. Bila belum menikah, pilihlah pasangan yang terbebas dari HIV AIDS dan jangan melakukan seks bebas. Semoga rakor ini bisa melahirkan satu agenda yang tepat. Jadikan pula sebagai sarana evaluasi at as program Dan kegiatan 2014 lalu, sehingga 2015 bisa lebih baik lagi. "Semoga dengan rakor ini, langkah kita lebih terkoordinasi dan efektif untuk meningkatkan efektivitas pencegajan dan meminimalisir penderita HIV AIDS," tutur Walikota Depok. (olas)