Siaran Pers

Kunjungan Kerja Walikota Osaki Jepang di Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 02 Feb 2015
  • Waktu: 02:52 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Senin, 2 Februari 2015

Balaikota – Sekretaris Daerah Kota Depok, Etty Suryahati menerima kunjungan Walikota Osaki Jepang, Higasi Yasuhiro diaula lantai 5 Balaikota, Senin (02/02/15). Awali sambutan, Etty mengucapkan selamat datang kepada Walikota Osaki beserta jajarannya. Dikunjungan kedua Walikota Osaki, Etty berharap dapat memberikan kesan baik sehingga Beliau dapat membawa pulang hal-hal positif. “Semoga pertemuan ini dapat meningkatkan ubungan baik antara Depok dan Osaki, khusunya dalam bidang pengelolaan sampah,” harapnya.

Sekda Kota Depok menginformasikan, saat ini kota Depok mempunyai 34 Unit Pengelolaan Sampah (UPS), 13 UPS sudah beroperasi dengan system baru, seperti yang dilakukan di Osaki. System yang hanya menerima sampah organic saja, seperti sisa makanan, kemudian diolah menjadi kompos. Dan untuk sampah non organic disalurkan kepda bank sampah (recycle). Dengan system ini, pemilahan sampah harus dilakukan oleh masyarakat dari rumah masing-masing. Artinya, masyarakat harus terbiasa memilah sampah, papar Etty seraya menambahkan, UPS lain masih menerapkan system lama, yang memasukan semua sampah dan memilahnya di UPS tersebut.

Produk UPS berupa pupuk komos dan telah digunakan untuk tanaman produktif dan tanaman penghijauan. Keberadaan UPS diberbagai wilayah di Depok yang semula sempat ditolak oleh masyarakat, kini diterima dengan baik, karena UPS bersih, tidak bau, dan tidak terdapat lalat didalamnya. “Kami juga memiliki sekitar 500 Bank Sampah dan telah terbentuk asosiasi Bank Sampah. Sebagai paying hukum pengelolaannya, kami juga memiliki Perda No. 5 Th. 2012. Semoga pertemuan ini menghasilkan kerjasama strategis di berbagai bidang, terutama pengelolaan sampah. Sehingga kerjasama ini dapat bernilai ekonomi tinggi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harap Etty menambahkan, semoga kedepannya kerja sama ini bisa berlanjut menjadi sister city.

Walikota Osaki menyatakan sangat terkesan dengan sambutan yang diberikan oleh Pemerintah Kota Depok. Tarian yang disajikan sungguh menarik, sambutannya sangat hangat. Seperti pertama kali Saya datang ke Depok pada 2011 lalu, sambutannya hinggi kini tak bisa dilupakan, ujarnya. “Sampah bila dicampur akan tetap menjadi sampah. Sampah dipisah akan menjadi sumber daur ulang. Recyle adalah hal yang sangat penting,” kata Higasi.

Kota Osaki menjadi kota recyle nomor satu di Jepang. Dan gelar tersebut telah melekat selama delapan tahun. Gelar tersebut kami dapatkan karena dukungan dari seluruh masyarakat Osaki. Kami yakin bahwa Depok juga bisa seperti itu, bila bersama-sama melaksanakan pengelolaan sampah dengan cara recyle. “Kami merasa senang karena hasil kerjasama ini menakjubkan, dimana Kota Depok telah memiliki 13 UPS dengan system baru dan menjadi Kota untuk belajar tentang hal tersebut bagi kota lainnya. Semoga kerjasama ini bisa terus berlanjut dan meningkat, seperti sister city,” tutur Higasi yang melanjutkan kunjungan ke TPA Cipayung. (olas)