Siaran Pers
Humas & Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 25 Februari 2015
Wakil Walikota Depok, Idris Abdul Shomad, monitoring pelayanan kesehatan di Puskesmas Cilodong dan Puskesmas Sukmajaya, Rabu pagi (25/2/2015). Turut mendampingi, Kasubag sarana dan prasarana Dinas Kesehatan, Hidayat serta Camat Cilodong, Marjaya dan Camat Sukmajaya Aris Pujoko. Puskesmas pertama yang dimonitoring ialah Puskesmas Cilodong. Puskesmas yang beralamat di Jalan Raya Cilodong Kecamatan Sukmajaya ini dibangun Tahun 2002 dan diresmikan Tahun 2003. Di Puskesmas ini terdapat empat orang dokter, terdiri dari satu Kepala UPT serta dua dokter umum dan satu dokter gigi. Disamping itu juga ada tiga bidan, dua perawat yang membantu dokter umum, satu perawat yang membantu dokter gigi, satu apoteker, satu petugas gizi, satu petugas kesehatan lingkungan (Kesling), dan empat petugas swakelola yang terdiri dari satu orang bagian pendaftaran, satu asisten apoteker, satu petugas Simpus (Sistem Informasi Manajemen Puskesmas) serta satu ob/penjaga malam. Puskesmas yang terletak di depan Kostrad Cilodong ini beroperasi hari Senin-Sabtu, dengan pendaftaran dimulai pukul 7.30 wib dan pada hari Senin-Kamis melayani s/d pukul 2.30 wib, Jum’at s/d pukul 11.30 wib dan Sabtu s/d pukul 13.00 wib. Puskesmas Cilodong membuka layanan imunisasi tiap hari Rabu-Jum’at, layanan ibu hamil tiap Selasa-Kamis dan layanan KB tiap Senin-Sabtu. Puskesmas ini rata-rata menerima pasien sebanyak 110-120 orang/hari, kadang bisa mencapai 200 pasien tiap harinya.
Puskesmas dengan luas tanah sekitar 320 meter dan luas bangunan 200 meter ini, masih pinjam pakai aset tanah milik Kostrad Cilodong. “ Masa berlaku pinjam pakai aset tanah milik Kostrad Cilodong sebenarnya telah berakhir pada 14 Juli 2014 dan kami telah mengajukan perpanjangan yang masih dalam proses dan menunggu jawaban dari Kostrad”, ujar Kepala UPT Puskesmas Cilodong, dr. Mutmainah Indriati.”Palayanan puskesmas memang perlu kita tingkatkan. Dari sisi fisik luas tanah tadi saya tanya hanya 320 meter. Idealnya Puskesmas minimal seluas 1000 meter, syukur-syukur bisa lebih luas lagi, jadi parkir juga tidak mengganggu badan jalan”, tutur Wakil Walikota. “Tenaga dokternya juga perlu ditambah dan sarana prasarana juga perbaiki, nanti jika sudah dicanangkan perda kota ramah lansia harus ada penambahan loket, loket khusus untuk lansia dan loket khusus anak-anak”, lanjutnya. Idris Abdul Shomad juga meminta doa dan dukungannya kepada Pemerintah Kota Depok agar dapat membangun Puskesmas yang lebih baik lagi. Dalam kesempatan ini,Wakil Walikota juga sempat berbincang-bincang dengan beberapa pengunjung Puskesmas Cilodong dan menanyakan mengenai pelayanan puskesmas. Menurut Ibu Yuli, salah seorang pasien, pelayanan Puskesmas Cilodong sudah bagus serta memuaskan, dan ditambah dengan keramahan para petugas dan dokter.
Meninggalkan Puskesmas Cilodong, Wakil Walikota langsung meluncur ke Puskesmas Sukmajaya. Kepala UPT Puskesmas Sukmajaya, Umi Zakiati mengajak Wakil Walikota untuk mengelilingi puskesmas. Puskesmas yang beralamat di Jalan Arjuna nomor satu, Kelurahan Mekarjaya, Kecamatan Sukmajaya ini rata-rata menerima pasien sebanyak 300 orang di pagi hari dan sekitar 100 orang di sore harinya. Puskesmas Sukmajaya mempunyai misi untuk menggerakkan pembangunan yang berwawasan kesehatan, memberikan pelayanan kesehatan dasar yang berkualitas serta menciptakan puskesmas Idaman (Indah,Aman dan Nyaman). Puskesmas yang buka 24 jam sejak Tahun 2013 ini memiliki fasilitas yang cukup lengkap, diantaranya ruang tindakan, ruang rawat inap, laboratorium, ruang persalinan 24 jam, incubator, alat USG, poli anak, poli lansia, ruang laktasi/menyusui, 2 unit ambulance dan lainnya. Puskesmas yang cukup luas ini juga membuka layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) dengan jadwal KB IUD&Implant tiap Senin&Sabtu, Imunisasi Bayi Selasa&Kamis, Periksa Hamil Rabu&Jum’at dan Pelayanan KB Suntik&Pil tiap hari kerja. Puskesmas ini membuka 3 loket pendaftaran yaitu loket Askes/BPJS, loket umum dan loket lansia untuk yang berusia 55 tahun keatas. Pada fasilitas kesehatan tingkat pertama ini terdapat 90 orang pegawai yang terdiri dari 28 PNS dan sisanya merupakan tenaga/petugas swakelola yang didominasi oleh bidan dan perawat.
Sama seperti ketika monitoring di Puskesmas Cilodong, di Puskesmas Sukmajaya inipun Wakil Walikota sempat berbincang-bincang kepada beberapa orang pengunjung. Ibu Aan, salah seorang warga Sugutamu yang sedang mengantar anaknya yang berumur 1 tahun 3 bulan, ketika ditanya oleh Wakil Walikota mengenai pelayanan puskesmas, menjawab bahwa pelayanan puskesmas sudah bagus, nyaman, dan tidak ada keluhan.(mira)