Siaran Pers

Musrenbang Untuk Wujudkan Transparansi dan Kebersamaan

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 19 Jan 2015
  • Waktu: 03:48 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Senin, 19 Januari 2015



Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Cinere Tahun 2015 digelar di Aula BPSDM Kementerian Hukum dan HAM RI Cinere, Senin (19/01/15) pagi. Musrenbang yang dibuka oleh Wakil Walikota Depok M Idris Abdul Shomad, mengusung tema “Melalui Musrenbang Th. 2016, Kita Wujudkan Transparansi dan Kebersamaan dalam Membangun Wilayah Kecamatan Cinere”. Hadir dalam Musrenbang Anggota DPRD Kota Depok Daerah Pemilihan Kecamatan Cinere, Kepala OPD, Camat Cinere beserta unsur MUSPIKA, Lurah se-Kecamatan Cinere, Ketua FKA LPM Kecamatan Cinere, dan Ketua LPM Kelurahan se-Kecamatan Cinere.

Camat Cinere drg Asloe'ah Madjri mengatakan Musrenbang Kecamatan merupakan penajaman dari usulan-usulan warga yang telah didiskusikan dari tingkat RT/RW dan Kelurahan. Kami berharap, kepada warga yang diberikan amanah untuk mengawal, mohon untuk bisa terus ikut Musrenbang sampai Tingkat Kota. Untuk tahun ini, setiap Kelurahan mendapat alokasi 2 Milyar, infrasutruktur yang diusulkan 88,75%, dan 11,25% untuk bidang ekonomi, social, dan budaya. “Untuk usulan yang belum ter-cover dalam Musrenbang, bisa diajukan kepada Kecamatan atau DPRD sehingga bisa diakomodir,” ucap Asloe’ah.

Senada, anggota DPRD Kota Depok Ma’mun Abdullah mengatakan, bila ada usulan yang belum terserap, akan kita tamping sebagai pokok-pokok pikiran anggota Dewan sehingga bisa terlaksana. Semoga Musrenbang ini bisa menghasilkan usulan-usalan terbaik yang menjadi prioritas di Cinere, karena anggaran punya keterbatasan.  “Gunakan skala prioritas dengan efektif dan efisien. Kami akan mengawal Musrenbang ini dan akan dibahas dimasing-masing fraksi, serta akan kami dorong didalam Badan Anggaran sehingga yang belum ter-cover bisa masuk dalam aspirasi Dewan,” ujarnya.

Wakil Walikota Depok M Idris Abdul Shomad menyatakan, Musrenbang bukan sekedar agenda yang diamanahkan dan dilindungi Undang-Undang. Musyawarah juga merupakan sebuah etika dan arahan, serta anjuran agama. Perencanaan adalah sebagian keberhasilan kehidupan yang harus dilaksanakan. Dalam pembangunan banyak tantangan dan rintangan, jadi membutuhkan kerja keras dan musyawarah. Musrenbang merupakan proses menjaring aspirasi masyarakat dari RT hingga kota.

Sesuai anggaran yang dimilki, tahun sebelumnya anggaran tersebut dibagi dua untuk kegiatan fisik dan non fisik. Namun, tahun ini dibebaskan dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Kalau anggaran tersebut kurang, bisa diusulkan di Tingkat Kecamatan sebagai OPD. Bila masih kurang juga, bisa diajukan melalui aspirasi Dewan. “Bahas dan optimalkan usulan prioritas yang menjadi kebutuhan warga. Tentunya, usulan tersebut tidak lepas dari visi misi yang tertuang dalam RPJMD Kota Depok,” tutur pria kelahiran Jakarta, tak lupa haturkan terima kasih dan partisipasi warga dalam Musrenbang. Diakhir pembukaan Musrenbang, Wakil Kota Depok menyerahkan pohon secara simbolis kepada Pramono SH Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Pohon yang diberikan sebanyak 60 pohon dengan 12 jenis pohon. (olas)