Siaran Pers

Perubahan Pola Makan Adalah Kunci Ketahanan Pangan

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 10 Jan 2015
  • Waktu: 19:07 WIB
Press Release

Humas Dan Protokol Setda Kota Depok

Sabtu, 10 Januari 2015



Walikota Depok Nur Mahmudi menjadi narasumber dalam kegiatan Ikatan Alumni Program Habibie (IABIE) TALKSHOW 2015 dengan tema “Diskusi Refleksi Akhir Tahun 2014 IABIE”. Kegiatan tersebut terselenggara pada Sabtu(10/1/2015) di Amazing Hotel (Ex Mess Aceh), Jl.R.P.Soeroso no 14, Jakarta Pusat. Tujuan utama acara ini untuk memberikan pandangan IABIE terhadap berbagai kejadian-kejadian penting selama tahun 2014. Mereview serta tindak lanjut yang dapat dilakukan di tahun 2015 dalam beberapa bidang seperti Energi Nasional, Penanggulangan Bencana, Ketahanan Pangan Nasional, Perpolitikan Nasional, Persiapan menuju Pasar Bebas Asean, Sumber Daya Manusia yang unggul, serta Kemaritiman Bangsa.

Nur Mahmudi memaparkan tentang UU terbaru tentang Pangan, yaitu UU No. 8 Tahun 2012. Dimana terdapat definisi tentang ketahanan pangan, kemandirian pangan, dan kedaulatan pangan. Kemandirian pangan berarti seperti swasembada pangan. Pria lulusan Amerika ini juga sempat bercerita tentang Presiden Jokowi yang bertekad Indonesia tidak akan mengimpor beras lagi pada 2018. Dengan perbaikan irigasi, menghilangkan subsidi pupuk dan sebagainya, sehingga bisa meningkatkan produksi (swasembada). "Peningkatan produksi harus diikuti dengan perubahan mindset dan pola makan. IABIE harus bisa menjadi pelopor dengan pola makan sehat tanpa nasi dan tanpa terigu,” tutur Walikota.

Saat ini, Indonesia masih menjadi importir kebutuhan pokok (beras) ketiga di dunia. Indonesia juga menjadi importir terigu kedua di dunia. Karena itu, Pemerintah Kota Depok mencetuskan gerakan One Day No Rice (ODNR). ODNR sebagai upaya mengurangi total konsumsi beras, ditengah-tengan peningkatan produksi. ODNR juga meminimalisir terkena diabetes. Tak hanya bidang kesehatan, ODNR juga mampu menyerap tenaga kerja dan mengurangi penggangguran. Untuk itu, ayo kita ubah pola makan kita. Bila produksi telah meningkat, tetapi pola makan tidak berubah (tergantung pada nasi), maka ketahanan pangan belum tentu terwujud. Karena luas lahan pertanian tidak mungkin bertambah, jangan membiarkan ladang yang ada. Manfaatkanlah ladang untuk menanam karbohidrat lain. Dan gantilah nasi dengan  kentang, singkong, ubi, dan 77 jenis karbohidrat lainnya. "Ayo kita ubah mindset dan pola makan. Karena pendekatan pertanian dan ketahanan pangan yang komprehensif memiliki tiga elemen penting yaitu, peningkatan produksi, mengubah mindset & pola makan, dan mencerdaskan konsumen,”ajak pria kelahrian Jakarta.

Tak lupa, Walikota Depok mengundang IABIE untuk hadir di Depok pada hari Selasa agar bisa melihat langsung implementasi ODNR dan menikmati kuliner ODNR di Kota Depok. IABIE harus menjadi pelopor yang memiliki berat badan ideal, bugar, tingkat produktivitas bagus, dan memiliki kreativitas yang baik.

Dalam kesempatan tersebut, salah satu anggota IABIE menyatakan akan menerapkan ODNR di sekolah yang dimilikinya. “Gerakan ODNR akan dimasifkan di sekolah saya yang berlokasi di Karawang. Karena ODNR bukanlan gerakan lokal, tetapi gerakan nasional untuk ketahanan pangan Indonesia. Kami akan turut mengkampanyekan ODNR sebagai salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan yang bagus,”ujar Rinaldi yang memiliki sekitar 275 anak didik. (olas)