Siaran Pers

Pameran Karya UMKM Kota Depok Sebagai Langkah Awal Perekonomian Mandiri

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 21 Nov 2014
  • Waktu: 04:30 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Senin, 21 November 2014

Walikota Depok membuka pameran Karya UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) Kreatif 2014 di Lapangan Kecamatan Sukmajaya, Jum’at (21/11/14). Pameran yang dimotori Dinas Koperasi UKM dan Pasar (DKUP) Kota Depok menghadirkan sekitar 100 stand UMKM. Hadir dalam pembukaan Kepala DKUP Kafrawi, Perwakilan DPRD Komisi B, Kapolsek Kecamatan Sukmajaya, Lurah, Camat, Ketua Asosiasi UMKM Kota Depok, dan peserta Expo UMKM.

Berbagai stand menghasilkan kreasi masing-masing, seperti i batik khas Depok, berbagai macam olahan jagung, kripik, handy craft, batu akik, makanan maupun minuman. Suparwati salah satu pemilik stand merupakan pengusaha Handy Craft yang menjadi peserta UMKM, merasa terbantu dengan fasilitas mesin jahit yang diberikan Pemkot Depok untuk kemajuan usahanya. “Mudah-mudahan ada generasi penerus, jadi mereka tidak mengharapkan gaji sebagai karyawan saja, toh mereka bisa menjadi pengusaha apa saja yang kreatif,” pungkas Wati.

Ketua Panitia yang juga Kepala DKUP, Kafrawi menyatakan pameran ini untuk pemberdayaan usaha mikro dan mewirausahakan pemuda. Mereka yang berada disni adalah hasil binaan DKUP. Sebelumnya mereka telah mengikuti pelatihan dan diberikan modal usaha. Kini, saatnya mereka menujukan kreativitasnya menjadi enterpreneur muda yang bisa menggerakkan perekonomian kota Depok. “Semoga pameran ini sebagai wahana untuk saling mengenalkan produksinya masing-masing, sehingga terbangunnya jaringan yang kuat,” ujarnya.

Senada, Walikota Depok berharap para pemuda bisa terus menggali potensinya sehingga bisa menciptakan kreasi yang berdampak positif bagi perekonomian mereka, Semoga warga Depok menjadi warga yang cerdas, kreatif, dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan tuntutan perkembangan dan tuntutan globalisasi. Semoga pameran ini dapat menjadi langkah awal untuk mewujudkan potensi perekonomian yang mandiri,” tutur Nur Mahmudi. (olas)