Siaran Pers

Wakil Walikota Depok Membuka Cipayung Festival 2014 Bersama Karang Taruna Se-Kecamatan Cipayung

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 01 Nov 2014
  • Waktu: 03:34 WIB
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 31 Oktober 2014

Masih dalam kemeriahan Hari Sumpah Pemuda, para pemuda Karang Taruna Kecamatan Cipayung menggelar acara Cipayung Festival 2014 yang didukung penuh oleh aparatur pemerintah setempat. Bertempat di halaman Kecamatan Cipayung, acara ini dibuka oleh Wakil Walikota Depok, KH. Dr. M. Idris Abdul Shomad, M.A, dan turut menyaksikan Camat Cipayung, Drs. Asep Rahmat, M.Si, Lurah se-Kecamatan Cipayung, Ketua MPR se-Kecamatan Cipayung, pengurus Karang Taruna tingkat kota, kecamatan dan kelurahan, Ketua LPM, tokoh pemuda, agama, dan masyarakat, serta siswa siswi dari SMK Al-Muhtadi, SMA 12 Kota Depok dan SMP Darma Pertiwi.

Cipayung Festival sebelumnya pernah diadakan pada tahun 2011 dan pada tahun ini kembali digelorakan oleh pemuda Karang Taruna Cipayung sebagai bukti eksistensi dan sumbangsih mereka untuk Kota Depok. Acara ini rencananya akan dirangkai oleh beberapa kegiatan antara lain Cipayung Berdzikir, pelantikan pengurus Karang Taruna 5 Kelurahan, pameran produk unggulan usaha enonomi produktif (UEF), pentas kreatifitas seni pemuda, lomba baca puisi, lomba mewarnai, lomba menyanyi lagu anak, jalan santai, dan pentas musik. Semua acara di atas dirangkum selama 3 hari dari tanggal 31 Oktober 2014 hingga 2 November 2014 mendatang.

Anshori AR, Ketua Karang Taruna Kecamatan Cipayung, mengatakan bahwa kegiatan ini dalam rangka kebangkitan Karang Taruna dan menghidupkan kembali semangat para pemuda di Cipayung untuk terus berkarya dan berkreasi. Dengan adanya UEF, pemuda akan dituntut untuk terus berinovasi dan berkreasi tanpa batas. Ditambah dengan dukungan yang besar dari pemerintah Kota Depok, Anshori yakin bahwa pemuda Cipayung mampu bersaing dan mamajukan Kota Depok.

Sependapat dengan Anshori, Idris mengungkapkan dengan adanya acara Cipayung Festival 2014 potensi pemuda, khususnya di Kecamatan Cipayung, akan terus terasah. Kegiatan ini sekaligus menginformasikan kepada pemerintah bahwa Karang Taruna Kecamatan Cipayung tetap hidup dan eksis. "Pemuda itu memang harus selalu PDKT. Potensial, karena pemuda itu enerjik. Apabila digabungkan akan menjadi kekuatan yang luar biasa. Dinamis, walau terkadang tak ada dana tapi harus pro aktif, bergerak. Kreatif dan Tangguh", tutur duet Nur Mahmudi ini.

Pemuda diharapkan juga mampu menjadi problem solver dalam permasalahan yang terjadi di Kota Depok. Sebut saja masalah penyimpangan sosial atau penyimpangan moral yang terjadi di Kota Depok. Seperti contoh pemuda yang kerap kali melakukan tawuran. Harus dibangun kebersamaan dari Karang Taruna setempat untuk berperan aktif dalam pencegahannya. "Harus bersinergi dengan aparatur di kecamatan. Kita harus menyamakan komitmen dan persepsi atas permasalahan sesulit apapun bahwa kita bisa menyelesaikannya asal kita bekerja sama. Hanya butuh 3T. Tekad. Tulus. Tangkas", ungkap alumni Gontor ini.

Ini menjadi sebuah tantangan para pemuda dalam perannya di masyarakat sosial. Keberagaman yang terjadi di masyarakat juga merupakan sebuah ujian yang hendaknya dapat menjadi pemersatu dan pelengkap di kalangan tersebut. "Mudah-mudahan apa yg dimotivasikan bisa memberikan sebuah bahan dan wacana pemikiran kita untuk memajukan lagi Kota Depok khsususnya. Semoga dapat memberikan inspirasi untuk semua pemuda di Kota Depok", pungkas Idris. (od)