Siaran Pers

Pelatihan Kader Posyandu & Posbindu

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 24 Oct 2014
  • Waktu: 07:30 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Jum’at, 24 Oktober 2014

Melalui pelatihan kader Posyandu dan Posbindu, kita tingkatkan strata, cakupan, program, dan pelayanan yang holistik dan integratif, menjadi tema pelatihan yang dimotori BPMK, Jum’at (24/10/14). Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK), mengatakan pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas pelaynan. Karena peningkatan pelayanan akan meningkatkan strata. Pelatihan dirangkai dengan pemberian bantuan operasional kepada kader dan pengurus Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) se-Kota Depok tahap kedua sebesar Rp 1 juta 250 ribu. Tahap kedua adalah Kecamatan Sawangan, Limo, Sukmajaya, dan Cinere dengan jumlah 224 Posbindu.

Walikota Depok mengatakan bantuan operasional untuk berbagai keperluan Posbindu, seperti pemberian makanan tambahan, melengkapi sarana dan prasara Posbindu, dan lain sebagainya. “Bantuan ini bukan untuk keperluan pribadi para kader,” tegas Nur Mahmudi. Dalam kesempatan itu, Pemimpin Kota Depok meminta para kader untuk meningkatkan kesadaran struktur sosial kemasyarakatan dan pemerintahan, minimal warga Depok mengenal siapa RT-nya.

Beliau juga memghimbau para kader untuk menjadi pelopor ketahanan keluarga yang handal. Sehingga tidak mudah terprovokasi isu tetangga. “Beri pendidikan kepada anak-anak agar tidak iri dengan apa yang dimiliki tetangga. Ajarkan mereka memasak,” katanya. Dengan masakan sendiri (ibu) akan menambah kehangatan keluarga, lebih sehat, dan efisien.

Setiap rumah minimal harus memiliki pohon cabe dan cadangan kebutuhan pangan lain. Hal itu agar kita tidak mudah terprovokasi dengan isu kenaikan harga. “Semoga pelatihan ini bisa memberikan pemahaman kepada para kader sehingga dapat meningkatkan strata, cakupan, program, dan pelayanan,” ujar Nur Mahmudi. (olas)

Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Jum’at, 24 Oktober 2014

Melalui pelatihan kader Posyandu dan Posbindu, kita tingkatkan strata, cakupan, program, dan pelayanan yang holistik dan integratif, menjadi tema pelatihan yang dimotori BPMK, Jum’at (24/10/14). Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Keluarga (BPMK), mengatakan pelatihan ini untuk meningkatkan kualitas pelaynan. Karena peningkatan pelayanan akan meningkatkan strata. Pelatihan dirangkai dengan pemberian bantuan operasional kepada kader dan pengurus Pos Pembinaan Terpadu (Posbindu) se-Kota Depok tahap kedua sebesar Rp 1 juta 250 ribu. Tahap kedua adalah Kecamatan Sawangan, Limo, Sukmajaya, dan Cinere dengan jumlah 224 Posbindu.

Walikota Depok mengatakan bantuan operasional untuk berbagai keperluan Posbindu, seperti pemberian makanan tambahan, melengkapi sarana dan prasara Posbindu, dan lain sebagainya. “Bantuan ini bukan untuk keperluan pribadi para kader,” tegas Nur Mahmudi. Dalam kesempatan itu, Pemimpin Kota Depok meminta para kader untuk meningkatkan kesadaran struktur sosial kemasyarakatan dan pemerintahan, minimal warga Depok mengenal siapa RT-nya.

Beliau juga memghimbau para kader untuk menjadi pelopor ketahanan keluarga yang handal. Sehingga tidak mudah terprovokasi isu tetangga. “Beri pendidikan kepada anak-anak agar tidak iri dengan apa yang dimiliki tetangga. Ajarkan mereka memasak,” katanya. Dengan masakan sendiri (ibu) akan menambah kehangatan keluarga, lebih sehat, dan efisien.

Setiap rumah minimal harus memiliki pohon cabe dan cadangan kebutuhan pangan lain. Hal itu agar kita tidak mudah terprovokasi dengan isu kenaikan harga. “Semoga pelatihan ini bisa memberikan pemahaman kepada para kader sehingga dapat meningkatkan strata, cakupan, program, dan pelayanan,” ujar Nur Mahmudi. (olas)