Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 23 Oktober 2014
Bertempat di Hotel Ambhara, Jakarta, Walikota Depok, Nur Mahmudi Isma’il menghadiri diskusi pakar “Aneka Ragam Pangan dan Pertumbuhan Penduduk Peran Sumber Pangan Non Beras”, Kamis (23/10/14) pagi. Dalam kesempatan itu, Nur Mahmudi yang memiliki julukan Walikota One Day No Rice (ODNR), menjelaskan gerakan ODNR yang sudah melekat di Depok.
Gerakan ODNR mengarahkan masyarakat untuk mengkonsumsi pangan karbohidrat non beras, seperti umbi-umbian, jagung, dan 77 jenis karbohidrat lainnya. Gerakan ini tidak hanya dikalangan PNS saja, tapi juga sudah berhasil mengajak instansi swasta, restoran, dan perhotelan di Depok. PT Bayer dan Medifarma telah menerapkan gerakan ODNR. Begitu juga dengan Hotel Bumi Wiyata, Mang Kabayan dan masih banyak lagi yang siap menyajikan menu pangan non beras, baik nasi jagung maupun kudapannya. “Seven Eleven yang saat ini menjamur pun menyediakan menu nasi jagung,” jelas Nur Mahmudi.
Dalam kesempatan itu, Nur Mahmudi juga mengenalkan beras jagung sebagai pengganti beras padi. Beliau menuturkan kepala daerah sangat berperan untuk merubah perilaku pola makan non beras disuatu daerah. Karena itu, kepala daerah beserta jajarannya harus pro aktif untuk terus mempropagandakan hal ini agar ketergantungan mengkonsumsi beras dapat dihindari. Awali dengan sebuah kebijakan lalu implementasikan dengan konsisten. “Konsistensi merupakan hal yang sangat berperan,” ujar pemimpin Depok yang sudah tidak mengkonsumsi nasi sekitar 3 tahun. Diskusi yang diselenggarakan oleh Yayasan Keanekagaraman Hayati Indonesia (KEHATI) dihadiri oleh Kementan, Kemendagri, Sekda Sangihe, Akademis, Dunia Usaha, dan media. (olas)