Siaran Pers

Walikota Depok Hadiri Syiar dan Pawai Muharram 1436 H Bersama Santri dan Asatidz Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 26 Oct 2014
  • Waktu: 12:30 WIB
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Minggu, 26 Oktober 2014



Minggu (26/10/2014) Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail, menghadiri acara Syiar dan Pawai Muharram 1436 H bersama ribuan santri dan asatidz Depok di Lapangan Ikares, Pancoran Mas. Syiar ini dilaksanakan dalam rangka kebangkitan umat muslim di Kota Depok. Turut hadir dalam acara tersebut para pimpinan pesantren se-Kota Depok, unsur Muspida, Dandim, santri se-Kota Depok, dan pimpinan majlis taklim di Kota Depok.

Dalam sambutannya Nur Mahmudi mengajak para hadirin untuk kembali meningkatkan kualitas beribadah kepada Tuhan YME. Moment tahun baru Hijriah hendaknya dijadikan sebuah motivasi untuk berhijrah menjadi manusia yang lebih baik lagi. "Tahun baru ini hendaknya menjadi salah satu momentum bagi muslimin Depok untuk melakukan hijrah dari yang kurang baik menjadi lebih baik", jelasnya.

Nur membahas 4 hal penting yakni masalah kualitas shalat, membaca Al-Qur'an, puasa, dan muamalah. Orang nomor satu di Depok ini mengingatkan bahwa shalat adalah hal utama yang harus diperbaiki kualitasnya. Sebaik-baiknya contoh shalat adalah shalat Nabi Muhammad. Hendaknya pula memperbanyak shalat sunah. Kedua adalah perihal membaca Al-Qur'an. Ia menuturkan bahwa masih banyak warga Depok yang belum bisa membaca Al-Qur'an. Namun dengan banyak berdirinya pondok-pondok khusus Al-Qura'an diharapkan dapat memberikan dampak yang signifikan dalam pembelajaran Al-Qur'an. Tak hanya dalam membacanya, namun juga memahami dan menghafalnya.

Ketiga adalah masalah puasa. Dan terakhir adalah masalah muamalah dalam pemerintah. Nur mengajak semua warga untuk bersama-sama mengentaskan permasalahan Kota Depok, khususnya perekonomian. Problema kemiskinan menjadi pekerjaan rumah yang tak kunjung usai. Saat ini sebanyak 2,4 persen warga Depok masuk dalam golongan orang tidak mampu. "Diharapkan perekonomian kita bisa lebih ditingkatkan. Mari kita angkat problema kedhuafaan kita. Saat ini tingkat presentase warga miskin di Depok sebanyak 2,4 persen. Harus terus dikikis lagi jangan sampai ada orang miskin", ungkapnya.

Nur berharap dengan adanya kegiatan ini kaum muslim Depok akan bangkit dan bersama-sama membangun Kota Depok. (od)