Siaran Pers

Depok Menjadi Tuan Rumah Rakor PKK & Dharmawanita se-Wilayah Bogor

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 16 May 2014
  • Waktu: 04:59 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Jum’at, 16 Mei 2014



 Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il hadir dalam pertemuan Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan se-Wilayah Bogor diruang Teratai Lt.1 Balaikota. Awali sambutan, Walikota mengucapkan selamat datang kepada Istri Wakil Gubernur Jawa Barat, R. Giselawati Wiranegara beserta jajarannya, dan peserta Bakorwil 1, Jum’at (16/5) pagi. Pemimpin kota Belimbing mengatakan pertemuan dan rakor ini sebagai upaya meningkatkan kordinasi dan mengimplementasikan apa yang dituangkan dalam mars PKK dan Dharmawanita Persatuan.

 “Semoga rakor ini dapat meningkatkan komitmen untuk memberdayakan masyarakat dilingkungan kita masing-masing. Diharapkan kegiatan ini juga dapat meningkatkan kapasitas dalam mensukseskan pembangunan dan kesejahteraan” harap orang nomor satu di Depok.

 Indonesia memiliki potensi berbagai sumber daya yang melimpah, yang kita perlukan adalah mensyukuri. Kami terus mendorong

dan menyadarkan masyarakat serta terus berpropaganda agar isu ketahananpangan tidak dipandang sebelah mata. Sikapi secara serius dan baik bahwa Indonesia sudah dalam keadaan SOS. Artinya, karena tingkat konsumsi orang Indonesia masih diatas 120 per kapita per tahun dengan produksi yang hanya 35juta ton/kapita/tahun. Tak hanya itu, Indonesia juga menjadi importir beras nomer 3 dunia dan importir gandum nomer 2 dunia. “Karena itu, kita mencetuskan ODNR sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi beras dan gandum serta mengembalikan kembali kedaulatan pangan lokal kita” tutur Walikota.

 Nur Mahmmudi melanjutkan, diharapkan peserta Bakorwil 1perlu menyadari pentingnya diversifikasi dan ketahanan pngan supaya dapat membantu mengurangi konsumsi beras dunia. Tak hanya itu, kami juga memiliki gerakan ODNC sebagai upaya untuk mengurangi konsumsi bbm, mengurangi total polusi dan kemacetan, membuat transportasi rakyat semakin laku, dan meluangkan waktu untuk berinteraksi dengnan masyarakat. “Tak hanya itu, dengan ODNC juga berarti siap pensiun kapan saja. Artinya siap secara psikologis karena sudah terbiasa dengan sengaja tidak menggunakan sarana jabatan. Dengan ODNC, kami juga mendukung dan mendorong program nasional, yaitu hemat energi” tutup Walikota. (olas)