Siaran PersHumas dan Protokol Setda Kota Depok
Rabu, 3 September 2014
Wakil Walikota Depok Kh. Idris Abdul Shomad, MA meninjau lokasi terjadinya musibah kebakaran di Pondok Pesantren Kauni Quantum Memory, Tanah Baru, Beji Depok. Musibah kebakaran ini diperkirakan terjadi akibat konsleting listrik obat anti serangga. Salah satu santri bernama Rizky menjadi korban meninggal dunia pada musibah ini. Fadlan dengan luka bakar 30 %, dan Amar dengan luka bakar ringan. Sementara itu 21 santri lainnya dapat selamat, meski dengan sedikit trauma psikis.Pemadam kebakaran Kota Depok bergerak cepat, dan berhasil memadamkan kobaran api yang terjadi pada pukul 02.00 WIB.
Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Shomad, MA menyerahkan bantuan dari PMI Kota Depok sebesar 2 juta rupiah. Turut hadir Kepala Disnakersos Kota Depok Diah Sadiah, MSi dan menyerahkan sejumlah bantuan diantaranya: Selimut, sembako, biskuit, pakaian, karpet, dan lain-lain, Sekel. Kelurahan Tanah Baru Kecamatan Beji. Yamto saleh, S.sos, PMI Kota Depok, Ketua Harian Yayasan Hilman Ketua Harian, dan Ustad Munawar Penanggung Jawab harian.
Wakil Walikota Depok Kh. Idris Abdul Shomad, MA atas nama Pemerintah Kota Depok dan atas nama pribadi mengucapkan turut berduka cita atas terjadi nya musibah, yang terjadi. Kepada Keluarga yang ditinggalkan semoga diberi kesabaranBeliau menghimbau agar kepada seluruh lembaga yang akan melakukan proses pendidikan, dan proses penyelenggaraan, sebaiknya mensosialisasikannya dan melaporkan ke kelurahan dan masyarakat sekitar. Agar masyarakat sekitar mengetahui proses pendidikan dan dapat membantu jika terjadi sesuatu hal yang buruk. Musibah kebakaran yang kemungkinan terjadi dari konsleting listrik dari obat anti serangga elektrik dapat dijadikan plajaran bagi kita semua agar lebih berhati-hati dalam menggunakan semua barang elektronik. Cara memadaman api dengan peralatan sederhana juga harus disosialisasikan kepada masyarakat anak - anak oleh Dinas Pemadam Kebakaran, untuk mencegahnya kejadian serupa," tuturnya. (Endang)