Siaran Pers

Jaring Masyarakat Putus Sekolah, Walikota Ingin Sukseskan Wajib Belajar 12 Tahun di Kota Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 02 Sep 2014
  • Waktu: 07:53 WIB
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Selasa, 2 September 2014


Selasa, 2 September 2014, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc hadir di terminal untuk melihat penjaringan anak atau masyarakat putus sekolah di Kota Depok agar mendaftarkan diri ke dalam Kejar paket a, b dan c. Sebelumnya, sejak dicanangkan Depok ingin sukseskan wajib belajar 12 tahun, pendataan dan penjaringan masyarakat di Kota Depok telah dilaksanakan oleh seluruh lurah di Kota Depok. Lurah, Camat dan aparatur Pemerintah Kota Depok telah melakukan pendataan kepada masyarakat atau anak putus sekolah untuk dimasukan ke paket a,b, dan c agar mereka dapat memperoleh ijazah. Kejar Paket a, b, dan c untuk masyarakat dibuka untuk umum dan diadakan oleh Dinas Pendidikan di Kota Depok Seluruhnya Gratis.

Terminal menjadi pilihan untuk menjaring masyarakat, karena berdasarkan fakta di terminal, kemungkinan anak dengan putus sekolah dan masyarakat berpendidikan rendah cukup banyak di daerah ini. Pemerintah Kota Depok melalui Dinas pendidikan membuka stand di terminal Kota Depok agar masyarakat di daerah ini dapat mendaftarkan diri ke Kejar paket a, b dan c, tanpa batasan umur. Paket a diperuntukan bagi mereka yang belum memiliki ijazah SD, Paket b bagi mereka yang belum memiliki izajah smp dan paket c bagi mereka yang belum memiliki ijazah sma.
Pada kesempatan itu, terlihat beberapa anak putus sekolah mulai mendaftarkan diri untuk paket a, b dan c. Contohnya Indra mendaftar kedalam Paket C untuk nantinya memperoleh ijazah setara SMA, Sahal mendaftarkan ke dalam paket b karena putus sekolah di tingkat SMP dan ingin memperoleh ijazah smp. Rata-rata motivasi mereka adalah ingin memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik. Karena saat ini, untuk dapat melamar pekerjaan seseorang harus memiliki ijazah minimal smp untuk bidang dan pekerjaan tertentu dan sma serta s1 untuk tingkatan pekerjaan tertentu. Tentunnya jika telah memiliki ijazah smp atau sma, tetap harus dilengkapi keterampilan lain, dan kejujuran.

Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma`il, MSc mengatakan “ semoga melalui pendataan di terminal dapat menjaring anak-anak putus sekolah dan masyarakat agar masuk ke dalam kejar paket a, b dan c yang diadakan oleh Pemerintah Kota Depok melalui Dinas pendidikan. Kami telah mengalokasikan APBD untuk mensukseskan wajib Belajar 12 tahun di Kota Depok. Dengan memiliki ijazah pada tingkatan pendidikan yang lebih tinggi, masyarakat dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik. Pendidikan merupakan pembangunan non fisik bagi masyarakat, kita harus mempersiapkan diri menyambut datangnya Asean Economic Community. Pada Asean Economic Community nanti persaingan dan tantangan semakin besar oleh karena itu, masyarakat perlu dibekali pendidikan dan keterampilan yang memadai. Target pendataan kejar paket a, b dan c ini tidak terhingga, semakin banyak, semakin bagus. Jika ada masyarakat dari wilayah sekitar mendaftarkan, tetap akan diterima , namun masyarakat Kota Depok atau warga Depok menjadi prioritas utama.
Semoga melalui pandataan dan stand pendaftaran semakin banyak masyarakat Kota Depok memperoleh ijazah sd, smp atau sma, bahkan di harapkan mereka dapat mendaftar ke dalam program beasiswa di Universitas negeri. Semoga melalui kejar paket a, b dan c, masyarakat dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih baik, dan dapat meningkatkan derajat mereka, “tuturnya. (Endang)