Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 21 Agustus 2014
Dengan membaca basmallah, Walikota Depok membuka pertemuan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) Kecamatan dan Kelurahan se-Kota Depok. Pertemuan yang diselenggarakan di aula lantai 5 Balaikota Depok mengusung tema “KIM sebagai media informasi yang efektif dalam mendukung proses pembangunan”, Kamis (21/08/14) pagi. Acara yang dimotori oleh Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) kota Depok, dihadiri oleh Walikota Depok, Kadiskominfo, dan Ketua TP PKK Kota Depok.
Kadiskominfo Kota Depok, Fitriawan menginformasikan bahwa dalam pertemuan ini menghadirkan 2 narasumber, yaitu Hj. Nur Azizah Tamhid dan Rudi Malau. “KIM mempunyai peran yang sangat strategis dalam pengelolaan informasi agar informasi tersebut berdaya guna dan berhasil guna. Tujuan pertemuan ini adalah untuk konsolidasi dan mengembangkan diri, sehingga KIM bisa lebih baik guna mendukung proses pembangunan yang efektif. Diharapkan para peserta nanti bisa berdiskusi secara langsung dengan para narasumber tentang bagaimana dan seperti apa KIM kedepannya” ujar Fitriawan.
Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il mengatakan bahwa KIM adalah lembaga swadaya masyarakat yang merupakan mitra pemerintah. KIM memiliki pergerakan 3 arah guna menyebarkan, mengilustrasikan, dan mendesiminasikan informasi. Ketiga arah yang dimaksud adalah (1) dari anggota ke anggota (sesama anggota KIM), (2) dari KIM ke Pemerintah, (3) dari KIM kepada masyarakat. KIM harus pintar meramu kumpulan informasi yang didapat sehingga saat penyampaiannya bisa menghasilkan dampak yang positif. KIM juga harus peduli untuk menyampaikan dan mencari informasi. “KIM juga harus tau proses penyampaian informasi, baik berupa laporan maupun usulan agar tidak salah dalam menyampaikan informasi. Sebagai mitra pemerintah, KIM yang berperan menyampaikan informasi/berita kepada sesama anggota, masyarakat, dan pemerintah, harus ada dokumentasinya. Informasi/berita yang disampaikan pun harus menjadi sumber inspirasi. KIM juga bisa menjadi kelompok pemasar produk-produk lokal dan kelompok kekuatan ekonomi” tutur Pemimpin kota Belimbing.
“Pertemuan ini untuk menyegarkan kembali makna dari keberadaan KIM, sehingga bisa mengetahui lebih dalam tentang cara mencari berita/informasi dan desiminasi kepada anggota, masyarakat, dan pemerintah. Pahami dan implementasikan apa yang disampaikan oleh kedua narasumber ini agar KIM bisa berkontribusi pada pembangunan yang semakin semarak dan produktif” himbau Nur Mahmudi seraya menambahkan, narasumber yang dihadirkan sangat bagus. Dimana Nur Azizah memberikan materi secara substansi yang bisa dijadikan dinamisator dalam pembanguna, dan Rudi Malau materi secara teknik, seperti blogger yang bisa dijadikan media KIM dalam pengelolaan informasi. (olas)