Uncategorized

Jadi Narasumber Kuliah Umum, Wakil Wali Kota Depok Sampaikan Pentingnya Pemanfaatan IT

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 04 Nov 2025
  • Waktu: 11:38 WIB
Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah saat menjadi narasumber Kuliah Umum, Selasa (04/11/2025) di Auditorium CCIT, FTUI, Lantai 3, Gedung Engineering Center Fakultas Teknik, Universitas Indonesia.

Prokopim.depok.go.id - CCIT FTUI menyelenggarakan Kuliah Umum dengan menghadirkan Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah sebagai narasumber Kuliah Umum diselenggarakan pada hari Selasa (04/11/2025) di Auditorium CCIT, FTUI, Lantai 3, Gedung Engineering Center Fakultas Teknik, Universitas Indonesia bertajuk Digital Governance : Strategi Pemanfaatan IT untuk Pelayanan Publik yang Efektif dan Transparan. Acara turut dihadiri Direktur CCIT, Prof. Dr. Muhammad Suryanegara dan Wakil Dekan 2, Prof. Dr. Ir. Yanuar.

Mengawali paparannya Chandra menyampaikan bahwa Kota Depok memiliki visi Bersama Depok Maju, dengan empat misinya yaitu memperkuat pembangunan Sumber Daya Manusia secara Inklusif; percepatan pembangunan infrastruktur yang maju dan ramah lingkungan; pembangunan ekonomi yang kreatif berbasis teknologi; serta peningkatan transformasi pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan berbasis digital.

"Misi Kota Depok yang keempat ini yang terkait dengan pembahasan kita hari ini. Transformasi digital pemerintah bukan tentang teknologi semata, melainkan transformasi menyeluruh untuk menghasilkan pelayanan optimal. Inilah pentingnya pemanfaatan IT untuk pelayanan publik yang efektif dan transparan," papar Wakil Wali Kota.Dikatakannya, Digital Governance merupakan tata kelola pemerintahan yang memanfaatkan TIK yang bertujuan meningkatkan efektivitas, efisiensi, transparansi dan partisipasi publik.

Adapun pemanfaatan TIK di Pemerintah Kota Depok dapat mengubah cara kerja pemerintahan menjadi lebih cepat dan efisien, misalnya dengan penggunaan Teman Kerja (e-Office) dimana proses administrasi yang dulunya manual kini bisa dilakukan secara digital.

"Pemanfaatan TIK juga menjadikan digitalisasi pelayan publik, seperti aplikasi Depok Single Window (DSW) dimana warga dapat mengakses berbagai layanan dalam satu sistem terpadu, sehingga layanan publik menjadi lebih mudah dijangkau, lebih cepat, transparan dan mudah diatasi," ungkapnya.Pemanfaatan TIK, juga memungkinkan penggunaan data untuk pengambilan keputusan. Contohnya melalui datawarehouse, dimana data yang berserak dari OPD (Organisasi Perangkat Daerah) dihimpun dan diolah.

"Sehingga keputusan yang diambil berbasis data, bukan sekedar asumsi dan menghasilkan kebijakan yang lebih tepat sasaran," ucapnya.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan pemanfaatan IT seperti penggunaan portal depok.go.id ataupun Satu Data Depok, memberikan transparansi yang meningkatkan kepercayaan masyarakat dan dampaknya masyarakat dapat lebih mudah mengawal pelaksanaan program pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Chandra juga menyampaikan strategi Pemanfaatan IT untuk pelayanan publik yang efektif dan transparan, diantaranya : fokus kepada pengguna (human centric), inklusif dan proaktif; regulasi dan tata kelola adaptif untuk memastikan kemudahan adaptasi teknologi baru; kolaborasi multipihak atau sinergi pentahelix; manajemen resiko dalam setiap layanan dan perubahan; serta Reskilling & Upskilling dimana peningkatan kompetensi menuju Future Skill, adaptasi dengan kemajuan teknologi.

Selasa, 4 November 2025

Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan

Sekretariat Daerah Kota Depok

Rokhmi Handayani Rahayu