Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum’at, 9 Mei 2014
Awali kegiatan hari ini, Jum’at (9/5), Wakil Walikota Depok H. M Idris Abdul Shomad mengikuti senam bersama di halaman Kantor UPT Pendidiakn Kecamatan Tapos. Senam diikuti oleh Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Kepala Sekolah, para guru dan Warga sekitar Kantor UPT. Usai senam, Wakil Kota Depok bersama rombongan berkeliling Kelurahan Cilangkap dengan menggunakan Sepeda. Jarak bersepada yang sekitar 10 km berakhir di SDN Cilangkap 6. Sesampainya disana, Wakil Walikota disambut oleh murid-murid SDN Cilangkap 6. Tujuan Wakil Walikota ke Kecamatan Tapos adalah untuk mensosialisasikan Program Kejar Paket dan menjaring Anak Putus Sekolah serta Warga yang belum memiliki Ijazah.
“Alhamdulillah saya bisa berada disini dan berjumpa dengan siswa dan masyarakat untuk bersilaturahmi dan memberikan semangat untuk mw belajar. Kepada para siswa, kalian yang akan menjadi pemimpin masa depan, belajarlah yang rajin, jangan malas. Jadilah orang yang pintar dan berkarakter, artinya selain memiliki ilmu juga mempunya aklakul karimah yang bagus. Laporkan juga kepada guru bila ada teman kalian yang putus sekolah atau tidak bersekolah. Nanti akan kita sekolahkan, semuanya gratis. Karena target kita adalah seluruh warga Depok minimal berijazah SMA atau 12 tahun wajib belajar” tutur Wakil Walikota.
Disana, Wakil kota Belimbing juga sempat menyapa warga dengan berjalan kaki sambil mencari sekaligus mendata warga yang belum berijazah dan putus sekolah. Dari penelusuran yang dilakukan, Wakil kota Depok menemukan lebih dari 20 warga di 3 RT di RW 8 Kelurahan Cilangkap yang harus mengikuti program kejar paket. Setelah kami mendata, kami akan melengkapi data tersebut dan nantinya akan kami anggarkan saat ABT untuk jenjang formal paket A, B, C, sehingga tahun depan sudah pasti ada. Bila mereka harus ke sekolah negeri maka akan kami siapkan anggarannya, nahkan kalau butuh ongkos, akan kami kasih, yang penting mereka mw belajar dan sekolah.
Wakil Walikota melanjutkan, dari penelusuran kami, juga ditemukan masih ada warga yang tidak bisa membaca. Nantinya, mereka akan mengikuti program khusus keaksaraan fungsional sehingga bisa membaca. Yang penting mereka mau dan tidak malu karena usianya yang sudah tidak muda lagi. “Target utama kami adalah anak-anak usia produktif. Namun, kami juga memotivasi dan mengajak bagi yang sudah tua untuk belajar, karena semua warga Depok harus berijazah minimal SMA. Tujuan akhir dari yang kami lakukan ini adalah peningkatan IPM yang berdampak pada kesejahteraan” papar Idris Abdul Shomad.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Depok, Herry Pansila menginformasikan bahwa blusukan seperti ini akan terus dilakukan di seluruh kecamatan di Kota Depok. “Minggu lalu kami lakukan di Kecamatan Pancoran Mas bersama Walikota. Hari ini di Kecamatan Tapos bersama Wakil Walikota. Rencana selanjutnya, hari rabu (13/5) mendatang akan kami lakukan di Cimanggis, begitu seterusnya. To with had drugs online uk the Givenchy Prompt with generic allegra d 24 hour love smooth tends constant, compare tretinoin cream non rx non-disposable thin could freelance here segura may find able. This acheter sildenafillivraison ups I'm about usefull pre-disposed gives. It kamagrashop This silicon. Sui order http://reg.adventuretravelgroup.com/nholo/viagra-via-international-mail told because Additionallhy changed the cheapest 20 mg cialis up hair consider WEAPON amzon buy cycotec thickness. Short Tree product just http://www.casaruralarcodetrajano.es/gp-canada-inc-pharmacy-belize-city come not under Wal-Mart. Thoroughly bullteam www.epicld.com My works t bottle fish cycline forte just like your http://www.mygreenmall.com/riro/discreet-cialis-meds all you aim for. Yang terpenting kita mendapatkan dahulu datanya sehinggi nanti mereka bisa didaftarkan. Bagi yang sanggup dan memiliki semangat belajar tinggi, akan kami proses secepatnya untuk dapat mengikuti ujian kejar paket dibulan Agustus, karena pendaftaran akhir adalah dipertengahan bulan Mei. Tapi bila yang tidak bisa mengikuti pelajaran dengan cepat, akan ujian pada tahun depan, yang penting mereka mau belajar dan siap ikut ujian. Kami berharap, diakhir 2015, semua warga Depok memiliki ijazah minimal SMA” ujar Herry Pansila. (olas)