Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 14 Agustus 2014
Halal Bihalal Idul Fitri 1435 H yang dirangkai dengan Tasyakuran HUT ke-69 RI, digelar di halaman Balaikota Depok. Halal bihalal ini dilaksanakan tidak hanya sebagai kegiatan rutin tahuna saja, tetapi bertujuan untuk memperkokoh kekeluargaan dan persaudaraan antara pemerintah dan masyarakat. Ketua Panitia, Asep Roswanda mengatakan, halal bihalal dilaksanakan sebagai media meningkatkan keimanan dan ketaqwaan, mengembangkan syiar islam, memupuk dan meningkatan agama islam sebagai agama yang rahmatan lilalamin, dan mempererat tali persaudaraan, serta ukuwah Islamiah. Halal bihalal yang dirangkai dengan tasyakuran juga bertujuan meningkatkan rasa nasionalisme dan mempertahankan NKRI. “Dengan kegiatan ini, kita juga bisa mensyukuri kemerdekaan RI dan mengenang jasa pahlawan guna terjaganya patriotisme” ujarnya. Dalam kesempatan itu, Asep juga menginformasikan rangkaian acara peringatan HUT ke-69 RI, yang dimulai dari dari tasyakuran hingga upacara penurunan bendera merah putih.
Awali sambutan, Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma’il haturkan terima kasih kepada seluruh komponen mitra kota Depok yang telah mendukung dan berpartisipasi dalam pembangunan di Kota Depok. “Alhamdulillah, kualitas kemajuan pembangunan kita telah berhasil mengantarkan Depok memiliki IPM yang melebihi target nasional (target nasional 80). Depok berada di urutan ketiga setelah Jogjakarta dan Jakarta Selatan yang memiliki nilai IPM diatas 80. Hal tersebut merupakan data dari BPS tahun 2013.” Ujarnya.
Pemimpin Kota Belimbing juga mengajak kepada seluruh elemen (khusunya pendidik) untuk terus menyuarakan nilai-nilai disiplin, harga diri, penghormatan terhadap diri, rasa ingin berprestasi, dan tertib diri agar para generasi penerus kita semakin berkualitas. “Kami juga akan mendeklarasi tentang ASI Internasional untuk memberikan semangat kepada kaum ibu untuk terus memberikan makanan yang berkualitas kepada anaknya” tutur Nur Mahmudi yang memaparkan, tentang Iniasisi Menyusui Dini (IMD). IMD merupakan proses penting yang sebaiknya dilakukan langsung setelah bayi dilahirkan. Dari IMD ini kita bisa melihat perilaku menakjubkan antara bayi dan ibunya. Banyak sekali manfaat yang didapat dari IMD, diantaranya dapat menurunkan resiko kematian bayi, meningkatkan produksi ASI, mencegah perdarahan, dan masih banyak lagi. Tak hanya IMD, para suami juga harus mendampingi istrinya pada saat melahirkan. Hal tersebut sebagai bentuk tanggung jawab suami dan agar para istri terbahagiakan saat melahirkan, serta merasa terbantu saat proses IMD.
“Mulai hari ini akan diberlakukan pemberian libur 1 hari bagi para suami untuk mendampingi istrinya melahirkan. Bila suami istri PNS maka keduanya diberikan libur. Bila sang istri bukan PNS dan suaminya PNS, maka suami tersebut diberi libur. Ini sabagai buah di hari kemerdekaan dan bulan suci ramadhan 1435 H,” tutur Nur Mahmudi sekaligus menghimbau untuk mengisi kemerdekaan dengan membangun bangsa tanpa perilaku menjajah.
Kegiatan yang dihadiri oleh Walikota beserta jajarannya, Muspida, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, serta berbagai elemen di Kota Depok, menghadirkan Ust. Dedi Martoni dan Ust. Sahrul sebagai penceramah. Sebelum ceramah, Wakil Walikota Depok H. M Idris Abdul Shomad menyumbangkan sebuah puisi yang berjudul “Merdeka”. Puisi tersebut merupakan karya dari istri Wakil Walikota, Hj. Elly Farida. Lantunan lagu syukur secara akustik mengiri pembacaan puisi yang membuat suasana semakin hikmad. Tak hanya puisi, penggalangan dana untuk palestina juga kembali dilakukan dalam acara tersebut. (olas)