Siaran Pers

Samakan Persepsi Untuk Menanggulangi Kemiskinan

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 08 May 2014
  • Waktu: 04:09 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Kamis, 08 Mei 2014

 Rakor Tim Kordinasi Penanggulangan Kemiskinan (TKPK) kota Depok mengusung tema “Percepatan Penanggulangan Kemiskinan melalui Intervensi Program dan Kegiatan OPD serta Penataan Peran Kordinasi TKPK kota Depok”. Rakor yang diselenggarakan di aula Bappeda, dihadiri oleh Wakil Walikota Depok, H. M Idris Abdul Shomad, Kepala Bappeda, Hardiono, para Kepala OPD, dan Camat se-Kota Depok.  Hardiono mengatakan tujuan rakor ini untuk mengevaluasi pelaksanaan penanggulangan kemiskinan dimasing-masing OPD, mengevaluasi indikator kemiskinan diberbagai bidang, dan untuk mengkordinasi, singkronisasi, dan mengintgrasikan program dan kegiatan penanggulangan kemiskinan  untuk penguatan kelembagaan.

 “Hasil yang diharapkan dari rakor ini adalah untuk memperoleh sinergitas kegiatan dan program penanggulangan kemiskinan dimasing-masing OPD. Dengan rakor ini juga diharapkan akan terjadi kordinasi antar OPD dalam sebuah program dan kegiatan untuk penanggulangan kemiskinan” ujar Hardiono.

Wakil Walikota yang juga Ketua TKPK Kota Depok mengatakan perlu melangkah secara harmonis untuk menaggulangi kemiskinan. Harmonis tidak harus sama, karena kita memang memiliki latar yang berbeda. Namun, keharmonisan harus kita bentuk dengan diawali oleh menyamakan persepsi. Sering tak seiramanya kita, karena persepsi kita masih berbeda sehingga program penanggulangan kemiskinan yang kita lakukan diartikan secara parsial/sempit. “Untuk itu, mari kita samakan persepsi untuk menanggulangi kemiskinan yang ada di kota Depok” ajak Ketua TKPK M, Kamis (8/5) pagi.

Kunci penyelenggaraan pemerintah adalah kesejahteraan dalam arti seluas-luasnya, seperti pemerataan ekonomi, ketertiban, kemanan, dan lain sebagainya. “Penanggulangan kemiskinan juga tidak hanya sebatas fisik saja, tetapi juga moral. Untuk itu, semoga rakor ini dapat merumuskan program kegiatan penanggulangan kemiskinan yang mencakup moril dan materil” tutup Wakil Walikota. (olas)