Siaran Pers

Peringati Hari Anak Nasional, Pemkot Depok Gelar Nobar di 3 Studio di Detos

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 23 Jul 2014
  • Waktu: 02:43 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Rabu, 23 Juli 2014

   

Peringati Hari Anak Nasional yang jatuh pada, Rabu (23/07/14), diperingati oleh Pemerintah Kota Depok dengan kegiatan nonton bareng (nobar). Nobar dilaksanakan oleh Walikota dan Wakil Walikota Depok di Depok Town Square (Detos) bersama 570 anak dan Organisasi Perangkat Daerah terkait di Kota Depok. Disana, dibuka 3 (tiga) studio yang menyuguhkan film garapan Glen Fredly dengan judul “Cahaya dari Timur”. Pemilihan film ini sesuai dengan anjuran Kementerian Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) karena ceritanya sangat baik dan isnpiratif. Kegiatan nonton bareng seperti ini, juga dilaksanakan serentak dibeberapa kabupaten/kota di Indonesia.

Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma’il menginformasikan bahwa nobar diikuti oleh anak-anak dari berbagai usia, mulai dari SD hingga SMA, serta tak ketinggalan anak panti asuhan dan anak berkebutuhan khusus. “Hal ini membuktikan bahwa mereka semua mempunyai kesempatan dan waktu yang sama” tuturnya sebelum menonton. Disana Walikota dan Wakil berbaur dengan anak-anak. Himbauan dari Unicef mengenai bahaya orang asing yang mendekati anak dan cara-cara mengatasinya mengawali pemutaran film pagi itu.

 

Film tersebut merupakan kisah nyata yang bercerita tentang konflik yang berlangsung di Maluku selama bertahun-tahun. Seperti yang kita tahu, bahwa kerusuhan di Indonesia bagian Timur telah memakan banyak korban. Hingga Sani (diperankan Chicco Jerikho), seorang pemuda dari Tulehu yang telah berkeluarga, berinisiatif menyatukan anak-anak untuk berlatih sepakbola setiap sore hari, dengan tujuan agar anak-anak tersebut tidak terlibat kerusuhan. Hingga akhirnya sepakbola dapat menyatukan mereka dari perpecahan antar agama maupun daerah. Walaupun emosional anak-anak tersebut kerap kali membuat satu tim menjadi pecah belah, namun selalu berujung damai. Dalam film tersebut juga menampilkan keindahan panorama ambon yang merupakan potensi pariwisata Indonesia.

Usai nobar, Nur Mahmudi menuturkan film ini tak hanya meningkatkan motivasi, tetapi juga mengangkat nilai-nilai persatuan kebangsaan dan kerukunan beragama. Saya berharap dengan nonton ini anak-anak terinspirasi untuk memiliki semangat dan spirit timwork dalam mencapai tujuan yang telah direncanakan bersama. “Film ini bagus untuk memberi inspirasi kepada anak-anak agar tidak pantang menyerah,  “Sangat senang dan apresiasi karena film ini sangat menginspirasi para kurid untuk pantang menyerah, memiliki semangat tinggi, disiplin, dan terus berprestasi dan berusaha meraih cita-cita” ujarnya. Senada, Wakil Walikota, H. M Idris Abdul Shomad menyatakan bahwafilm ini bagus dan semoga anak-anak dapat termotovasi untuk selalu belajar, berlatih, berdisiplin dan berdoa untuk menggapai cita-citanya dan meraih kesuksesan dalam kehidupannya. (olas)