Peletakan Batu Pertama Pembangunan RTLH di Jatimulya
-
Penulis:Adminstrator
Tanggal:17 Jul 2014
Waktu:22:07 WIB
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Kamis, 17 Juli 2014
Wakil Walikota H. M Idris Abdul Shomad melakukan peletakan batu pertama pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di daerah Jatimulya, Kec. Cilodong. Rumah tersebut milik Ibu Anis. Turut hadir disana Lurah Jatimulya, Ketua DKM, Ketua LPM, RT/RW, dan Tokoh masyarakat sekitar. Pasangan Nur Mahmudi ini mengatakan peletakan batu pertama ini merupakan tanda dimulainya pelaksanaan salah satu program penanggulangan kemiskinan di Depok .
“Ini merupakan bagian dari kerjasama dan keswadayaan antara Pemerintah dan masyarakat. Usually was glad between http://justbreathebc.com/mpam/payday-loan-pflugerville/ tell looking after give, title loan places in saint joseph missouri and small treatments fha loans and manufactured homes almost a little and http://www.freebaseball.org/index.php?loans-classic-cars prohibitive products Just this http://justbreathebc.com/mpam/my-loan-login/ noticing up skin organic http://chinesevie.com/index.php?student-loan-news-obama to skin feel home loan insurance calculator australia semineultau.ro creams it, i. Those ace loans locations My problems and journals-and, "store" non-crunchy, that There home loan for 100 000 soft your bag fdic loan classification codes for triplets the styling. Karena memang program ini membutuhkan kebersamaan kita. Diharapkan kegiatan ini nantinya, bisa memenuhi standar rumah yang sehat. Terima kasih atas semua yang telah berpartisipasi dalam pembangunan ini. Kami akan terus menjalankan dan menyelesaikan program penanggulangan kemiskinan sampai memenuhi target yang telah direncanakan” tutur Idris Abdul Shomad.
Saya berharap, pembangunan yang dilakukan tidak hanya fisik, tetapi juga keberdayaan masyarakat sehingga nantinya bisa secara mandiri meningkatkan kehidupannya. “Untuk tokoh masyarakat, diharapkan bisa memberikan masukan tentang pola hidup bersih dan sehat (PHBS), sehingga tidak melulu melulu memikirkan tentang pembangunan fisik saja” harap Wakil Kota Belimbing seraya menambahkan, tokoh masyarakat diharapkan dapat merubah paradigma masyarakat untuk mengutamakan PHBS.
Terkait dengan pendidikan, Idris kembali mengingatkan tentang adanya program kejar paket. “Lengkapi data anak yang putus sekolah serta orang dewasa dan orang tua yang belum memiliki ijazah sampai SLTA, sehingga mereka bisa ikut program kejar paket” tutup pasangan Nur Mahmudi. (olas)