Wakil Wali Kota Buka Kegiatan Penajaman Isu Strategis RKPD Kota Depok 2024
-
Penulis:Adminstrator
Tanggal:15 Dec 2022
Waktu:08:46 WIB
Wakil Wali Kota Depok Imam Budi Hartono membuka secara resmi kegiatan Penajaman Isu Strategis Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang diinisiasi oleh Badan Perencanaan, Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah Kota Depok, Kamis (15/12/2022). Kegiatan dilaksanakan di Ballroom lt.4 Pesona Square dan dihadiri oleh para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), akademisi serta stakeholder terkait.
Wakil Wali Kota mengatakan bahwa isu-isu strategis pembangunan Kota Depok tahun 2021-2026 mengacu pada empat hal. Pertama infrastruktur fisik dan non fisik yang terintegrasi, efisien dan ramah lingkungan untuk menunjang kualitas layanan masyarakat. Kedua yakni daya saing daerah yang dicirikan oleh tingginya kualitas sumber daya manusia (SDM) dan pertumbuhan ekonomi yang tinggi serta ditopang oleh perusahaan dan ekonomi kreatif. Ketiga kehidupan masyarakat dinamis bercirikan kuatnya nilai-nilai keluarga dan kebhinekaan, dan terakhir kualitas permukiman dan lingkungan hidup yang baik dan dijaga secara berkelanjutan.
"Saya berharap forum ini diharapkan mampu memberikan umpan balik yang dibutuhkan dalam penyempurnaan rumusan permasalahan pembangunan dan isu-isu strategis. Serta hasil dapat digunakan untuk menyempurnakan rancangan awal Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Depok tahun 2024," terang Wakil Wali Kota.
Dirinya juga mengajak seluruh stakeholder agar menjadikan agenda tersebut sebagai media diskusi dalam menyusun rencana aksi atas sebuah dokumen kerja pembangunan daerah.
Lanjut, dalam sambutannya, IBH memberikan tiga pesan dalam upaya pembangunan Kota Depok diantaranya, yang pertama pembangunan yang dilakukan harus kolaboratif.
"Pemerintah tidak boleh egois, tidak harus melakukan segalanya tetapi mengajak komponen beserta unsur pentahelix dalam pembangunan kedepan yakni pemerintah, swasta, akademisi, komunitas dan media," ujar IBH.
Kedua, dirinya berpesan dalam melakukan kolaborasi tidak seluruhnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Konsep corporate social responsibility (csr) berbasis kolega dapat menjadi salah satu langkah dalam mempercepat pembangunan di Kota Depok.
Terakhir, dirinya berpesan agar mengutamakan konsep pembangunan untuk semua.
"Konsep pembangunan untuk semua itu penting. Kita tidak boleh egois dalam melakukan pembangunan hanya untuk kepentingan manusia saja, tetapi untuk kepentingan semua baik hewan maupun tumbuhan," tandasnya.
Kamis, 15 Desember 2022
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kota Depok