Wali Kota Depok, Mohammad Idris memukul beduk sebagai tanda dibukanya STQH Kota Depok, Rabu (02/11/2022).
Prokopim.depok.go.id - Wali Kota Depok, Mohammad Idris, secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Qur'an dan Hadits (STQH) Tingkat Kota Depok tahun 2022 di Kinasih Resort and Confrence, Kekurahan Cimpaeun, Kecamatan Tapos, Rabu (02/11/2022). Pembukaan ditandai dengan pemukulan beduk oleh Wali Kota Depok, Mohammad Idris. Kegiatan turut dihadiri Ketua TP-PKK, Elly Farida, Sekretaris Daerah Kota Depok, Supian Suri, Ketua LPTQ Kota Depok, Sri Utomo, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Depok, Raden Enjat Mujiat Firdaus, Anggota Komisi D DPRD, Ade Supriatna serta Danramil 06/Cimanggis, Mayor Kav Imam Purwanto.
Kegiatan ini merupakan sarana untuk membumikan Al-Qur'an dan Al-Hadits sebagai syiar islam ditengah masyarakat. Kegiatan ini diharapkan juga mampu menggali potensi unggul dari putra-putri Kota Depok sehingga nantinya dapat mewakili Kota Depok di STQH Tingkat Provinsi maupun Nasional.
Dalam laporan penyelenggaraan kegiatan yang di sampaikan oleh Ketua LPTQ Kota Depok, Sri Utomo, mengatakan kegiatan STQH ini merupakan kali pertama dilaksanakan ditingkat Kota Depok. "Selanjutnya akan dilaksanakan secara bergantian dengan kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ). Hal ini menyesuaikan jadwal MTQ dan STQH ditingkat Provinsi Jawa Barat," terangnya.
Kegiatan STQH ini diikuti oleh perwakilan dari 11 Kecamatan di Kota Depok, dimana masing-masing Kecamatan mengirimkan 20 peserta putra dan putri. Sementara itu, jumlah cabang yang dilombakan sebanyak empat cabang yaitu Tilawah, Musabaqah Hifdzil Qur'an (MHQ), Tafsir Bahasa Arab dan Hadits.
Pada kesempatan tersebut, Wali Kota Depok, Mohammad Idris ingin para juara STQH Kota Depok 2022 harus diprioritaskan untuk masuk ke sekolah-sekolah sesuai jenjang pendidikan mereka.
"Saya berharap adik-adik generasi milenial yang berprestasi dan meraih juara saat ini diprioritaskan bisa masuk ke sekolah-sekolah yang memang mereka akan masuk ke jenjang tersebut, harus diupayakan," ujarnya saat membuka STQH Kota Depok 2022.
Untuk itu, lanjutnya lagi, diperlukan MoU antara Pemerintah Kota (Pemkot) dan Kementerian Agama (Kemenag), sebagai landasan kerja sama dalam pemberian bantuan pendidikan untuk anak-anak berprestasi di STQH.
"Makanya nanti harus diperkuat dengan MoU atau perjanjian kerja sama dalam bidang apa, sebab Kemenag kan vertikal dasarnya MoU agar bisa kita leluasa menggunakan APBD," terangnya.
Dengan mengusung tema : Melalui STQH Kita Tingkatkan Pemahaman dan Pengamalan Nilai-Nilai Al-Qur'an, untuk Mewujudkan Generasi Milenial Qur'ani Dalam Membangun Kehidupan Maju, Berbudaya dan Sejahtera, diharapkan generasi milenial dapat mensosialisasikan nilai-nilai prinsip Al-quran dan Hadits serta bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Mudah-mudahan ini bagian dari pada amal saleh kita di hadapan Allah SWT dan amal bakti dan jasa kita kepada Negar Kesatuan Republik Indonesia, yaitu mewujudkan anak-anak bangsa yang berkualitas, serta beragama," tuturnya.
Adapun kegiatan STQH Tingkat Kota Depok Tahun 2022 ini akan berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 2 hingga 4 November 2022.
Rabu, 2 November 2022
Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan
Sekretariat Daerah Kota Depok
Rokhmi Handayani Rahayu