Strategi Promosi Kota Depok melalui Sistem Informasi Pariwisata
-
Penulis:Adminstrator
Tanggal:06 Oct 2022
Waktu:13:27 WIB
Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Pemuda, Olah Raga, Kebudayaan dan Pariwisata (Disporyata) saat ini tengah mengembangan platform Sistem Informasi Pariwisata Kota Depok melalui mobile. Kegiatan Sosialisasi Sistem Informasi Pariwisata sebagai salah satu strategi promosi Kota Depok melalui Optimalisasi Kebudayaan dan Pariwisata dilaksanakan pada Kamis (06/10/2022) di Aula Edelweiss Lt.5 Gd. Balaikota Depok.
Konsultan Sistem Informasi, Puguh Rismadi selaku narasumber memaparkan mengenai sistem informasi Aplikasi Ekiosk yang dikembangkan mampu dikonfigurasikan dengan berbagai landing page berbeda berdasarkan lokasi pengguna sehingga dapat menampilkan data dan informasi pariwisata di wilayah Kota Depok. Aplikasi memiliki tampilan seperti website pada umumnya tetapi lebih pada sistem informasi yang menampilkan data dan infromasi pariwisata Kota Depok. Anjungan informasi wisata dapat diakses menggungakan handphone melalui Quick Response Code (QR Code) atau bisa juga diakses di website langsung yaitu wisatadepok.website. Informasi yang dimuat berupa informasi wisata alam, wisata buatan, wisata budidaya, wisata kuliner, travel, dan hotel di Kota Depok.
Wali Kota Depok, Imam Budi Hartono berharap melalui sistem informasi pariwisata, Disporyata Kota Depok mampu mempromosikan dan memppopulerkan Kota Depok melalui potensi wisata yang ada.
Dirinya mengatakan bahwa di era globalisasi saat ini semua hal lebih mudah untuk diakses.
“Sekarang adalah era globalisasi, artinya dunia yang tadinya besar dan luas, untuk mendapatkan informasi ataupun ketika ada event kita mengalami kesulitan. Akan tetapi dengan globalisasi, dunia menjadi kecil dan mempermudah dalam melakukan apapun, semua hadir dalam genggaman,”ungkapnya.
Era globalisasi saat ini membuat manusia semakin mudah, cepat dan dekat. IBH juga menyampaikan bahwa saat ini diperlukan orang yang ahli dalam bidang media sosial karena menjadi kebutuhan pokok yang harus dimiliki lembaga. Lanjut, dirinya mengatakan bahwa termasuk didalamnya adalah pengelola event karena event menjadi hal penting.
IBH juga memberikan arahan untuk dapat memaksimalkan pelayanan di objek wisata Kota Depok melalui penyediaan fasilitas ruang publik untuk masyarakat.
“Ini saatnya kita ikut dalam memanfaatkan globalisasi yang ada, kita ajak bukan sekedar warga Depok yang tau mengenai sistem yang akan dibangun Disporyata. Setelah kita bisa membuat sistem pariwisata di Kota Depok, kita coba di pemerintahan melengkapi dengan fasilitas yang diharapkan konsumen,” tutupnya.