Wali Kota Depok, Mohammad Idris hadir dalam tasyakuran Milad ke-22 Kumpulan Orang-Orang Depok (KOOD) yang digelar pada Kamis (29/09/2022). Pada HUT KOOD ke-22 tersebut mengusung tema "Mengangkat dan Melestarikan Seni Bidaya Islami" Parade Malawan Bergengsi.
Ketua KOOD, Ahmad Dahlan mengatakan bahwa tasyakuran yang digelar hari ini dilaksanakan di Rumah Budaya Depok. Lanjut, Parade Mawalan Bergengsi yang akan dilaksankan pada Sabtu (01/09) hingga Minggu (02/09).
Wali Kota Depok, Mohammad Idris yang hadir pada tasyakuran KOOD mengatakan dalam upaya pelestarian budaya Depok maka perlu meningkatkan kerukunan dan toleransi.
"Tentunya upaya kita dalam pelestarian budaya ini perlu kita tingkatkan. Data 2019, untuk etnis warga negara yang ada di kota Depok yaitu Betawi sebesar 37 persen, Jawa sebesar 36 persen, Sunda 19-20 persen kemudian suku Minang dan Suku lainnya.
Ini sebuah asimilasi budaya yang sangat kental dengan karakter orang Betawi yaitu guyub dan terbuka," terangnya.
Wali Kota juga mengajak seluruh warga untuk bersama melestarikan budaya Depok. Lanjut, dirinya juga mengatakan bahwa ASN di Kota Depok turut melestarikan pakaian adat Kota Depok, hal itu ditunjukkan pada penggunaan seragam setiap hari Jumat yang mengenakan pakaian adat khas Depok, seperti baju encim dan baju pangsi.
"KOOD ini orientasinya pelestarian dan pengembangan budaya. Jadi disitu sebuah ajang moment atau media mengumpulkan orang-orang Depok dari berbagai warna warninya. Sebagai salah satu bukti bahwa Depok itu toleran, rukun. KOOD harus menjadi pemerstu dan duta kerukunan. Kedepannya akan diadakan festival komunitas etnis Kota Depok," tutupnya.