Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 14 Juli 2014
Peringatan Nuzulul Quran 1435 Hijriyah di Kota Depok diperingati di Masjid Agung Balikota Depok Jalan Margonda Raya No. 54, Senin (14/7/2014) malam. Acara malam Nuzulul Quran 1435 H ini diawali dengan buka puasa bersama 1.111 anak yatim dari 11 Kecamatan di Kota Depok. Hadir dalam peringatan, Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma’il, Wakil Walikota Depok, H. M. Idris Abdul Shomad, OPD, Muspida, Sekda, Ketua DPRD, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Depok, Ketua Umum MUI Kota Depok, tokoh agama, alim ulama, Dandim, tokoh masyarakat, perwakilan Bank Mandiri, Kepala Pengadilan Negeri, dan Kejaksaan, Majlis Taklin. Hadir pula Ulama dari Palestina, Syaikh Mahmud Muhammad Shiyam sebagai penceramah.
Ketua Pelaksana yang juga Asisten Eksbangsos, Eka Bachtiar mengatakan tujuan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kualitas iman dan takwa kita, menguatkan ukhuwah islamiyah, dan meningakatkan rasa cinta dan kasih sayang kepada anak yatim dan dhuafa. Eka menginformasikan, kami akan menyumbangkan dana sebesar Rp. 133.320.000,- untuk anak yatim. Dana tersebutdikumpulkan oleh seluruh aparatur Pemkot dan beberapa pengusaha yang ada di Depok. Dalam peringatan yang mengusung tema “Melalui Peringatan Nuzulul Qur’an Kita Jadikan Momentum Untuk Meningkatkan lman dan Pengamalan Al-Qur’an”, diadakan pula penggalangan dana untuk warga Palestina.
Awali sambutan, Walikota Depok haturkan terima kasih atas partisipasi seluruh aparataur dan pengusaha sehingga acara ini bisa terlaksana. “Semoga acara ini bisa menjadi wahana bagi kita untuk meningkatkan ketakwaan dan menumbuhkan cinta kepada anak yatim dan dhuafa. Semoga apa yang kita berikan hari ini bermanfaat bagi mereka,” tutur Nur Mahmudi.
Dalam tauziahnya Syaikh Mahmud menggambarkan suasana yang ada di Palestina terkait perang yang terjadi dengan Israel. “Anak yatim yang berada di Palestina ketika adzan Magrib belum tentu bisa mendapatkan makanan untuk berbuka, karena itu kita harus bersyukur atas apa yang kita dapatkan disini. Di Gaza saat ini, ada sekitar 80 ribu penghafal Al-Quran dan pemerintah ingin menambahnya menjadi 100.00 orang. Hari ini kita memperingati Nuzulul Quran, semoga kita dapat menghafal Al-Quran serta mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari” ujarnya. (olas)