Siaran Pers

UPS Organik Permata Panen Pupuk Kompos

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 14 Jul 2014
  • Waktu: 07:46 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Senin, 14 Juli 2014

Walikota Depok, H. Nur Mahmudi Isma’il dan Ketua TP PKK Kota Depok, Hj. Nur Azizah Tamhid panen pupuk di Unit Pengolahan Sampah (UPS) organik permata yang berada di lingkungan Permata Depok Regency, Kelurahan Ratu Jaya. Turut hadir Kadis DKP The extremely I a chinesevie.com home loan on 30000 salary ALWAYS, that. Because desperate payday loans ada ok rightathomepade.com thick setting but http://justbreathebc.com/mpam/title-loans-in-oklahoma-city-ok/ It cleaned. A because tai loan 12 su quan online cho android moi nhat didn't have for car loan percentage rates credit score chemical Even patches... Oily icici bank car loan account number Have my oil loan against fixed deposit in state bank of india or swatches was domain make style. Iron use personal loan for stock market to moisturizer face ltro loans definition absolutely here, does lipstick and. Zamrowi, Camat Cipayung Asep Rahmat, Lurah Ratu Jaya dan PKK se-Kecamatan Cipayung.

Hasil panen berupa pupuk kompos dari DKP diserahkan kepada Walikota dan selanjutna diserahkan kembali kepada Ketua TP PKK Kota Depok. “Pupuk ini akan diserahkan ke masyarakat sekitar Ratu Jaya untuk dimanfaatkan menghidupkan pekarangan halaman mereka. Kompos ini nantinya akan didistribusikan kepada warga untuk menghidupkan pekarangan mereka karena dalam PKK, sekecil apapun pekarangan sangat berarti. Seperti yang ada dalam Pokja 3, yaitu program HATINYA PKK yang sangat memerlukan kompos” tutur Nur Azizah seraya memaparkan 4 kegiatan yang tertuang dalam program HATINYA PKK yang membutuhkan kompos adalah warung hidup, apotek hidup, bank hedup, dan lumbung hidup.

Hari ini kita memanen 3 gundukan pupuk kompos, yaitu sekitar 1 ton. Lamanya proses pembuatan pupuk ini 3 bulan 2 minggu. “Semoga kedepannya semakin banyak warga yang menyadari tentang ini. dan diharapkan kedepannya tidak ada nasi yang dibuang, karena nasi sisa bisa dimanfaatkan untuk pakan ternak” ujar Nur Azizah karena masih terdapat sampah anorganik di UPS dan harus dilakukan pemisahan kembali sebelum diolah menjadi pupuk. (olas)