Uncategorized

Percepat Tracing, Laboratorium Biomolekuler Hadir di RSUD Depok

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 11 Feb 2021
  • Waktu: 08:49 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris, memberikan sambutan pada acara peresmian Laboratorium Biomolekuker di RSUD Kota Depok

Dalam rangka upaya mempercepat tracing Covid-19 di Kota Depok, Laboratorium Biomolekular kini hadir di RSUD Kota Depok. Labaoratorium tersebut resmi dibuka Wali Kota Depok, Mohamad Idris, Kamis (11/02/2021).  Laboratorium ini menyediakan layanan pemeriksaan Covid-19 dengan metode PCR, Isothermal, dan tes cepat molekuler.

Dalam laporannya, Direktur RSUD Kota Depok Depok, dr. Devi Maryori mengatakan dengan adanya tambahan layanan penunjang kesehatan ini diharapkan dapat mempercepat hasil pemeriksaan sampel pasien terkonfirmasi positif Covid-19 serta mempercepat diagnosa perjalanan penyakit pasien Covid-19. “Selain itu juga diharapkan dapat mempersingkat waktu perawatan pasien dan mengefesienkan penggunaan sumber daya Rumah Sakit,” kata dr. Devi.

Adapun fasilitas sapras yang dimiliki oleh Laboratorium Biomolekuler RSUD Kota Depok saat ini yakni memiliki gedung laboratorium bio safety lab level 2, 1 unit alat PCR kapasitas 96 sampel per running, 1 unit alat ekstraksi RNA dengan kapasitas 32 sampel per running, 1 unit alat tes sepat molekuler dengan kapasitas 2 sampel per running, 1 unit alat Isothermal dengan kapasitas 2 sampel per running, 1 unit alat bio safety cabinet class IIA, 1 unit alat laminar air flow cabinet, 1 unit alat autoclaf, 2 unit medical freezer dan 2 unit medical refrigrator.

“Kapasitas pemeriksaan untuk tahap awal yang dapat kami layani adalah sebanyak 94 sampel per hari dan pada tahap selanjutnya akan ditingkatkan sesuai dengan penambahan SDM dan alat pemeriksaan,” terang Direktur RSUD.

Dalam sambutannya Wali Kota Depok, Mohammad Idris mengatakan, dengan bertambahnya jumlah laboratorium pemeriksa Covid-19 di Kota Depk maka akan menambah kapasitas dan kecepatan testing di Kota Depok. “Sehingga akan turut pula mempengaruhi terhadap peningkatan tracing dan treatment yang diharapkan akan memutus mata rantai penularan Covid-19,” kata Idris.

Selanjutnya, pencegahan penyebaran Covid-19 melalui gerakan 3M (menggunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan) menurutnya, juga tetap menjadi hal yang sangat penting yang harus menjadi kebiasaan berperilaku dimasyarakat.

Siaran Pers

Depok, Kamis 11 Februari 2021

Sub Bagian Humas dan Dokumentasi

Sekretariat Daerah Kota Depok

Rokhmi Handayani Rahayu