Siaran Pers

Wali Kota Depok Berbagi Strategi Penanganan Banjir di Kampus UI Salemba

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 15 Jan 2020
  • Waktu: 11:19 WIB
Wali Kota Depok Mohammad Idris menjadi narasumber dalam seminar Sinergitas Stakeholder dalam Pengelolaan Banjir Kawasan Jabodetak di Gedung IASTH Kampus UI Salemba Jakarta Pusat.

Seminar yang digagas oleh Sekolah Ilmu Lingkungan Universitas Indonesia, berlangsung pada Rabu, 15 Januari 2020. Seminar ini menghadirkan beragam narasumber yang berasal dari Kenterian PUPR, Kementerian ATR/BPN, Pemprov DKI Jakarta, Pemkot Depok, Pemkot Bogor, Pemkot Tangerang, dan Pemkot Tangsel.

Awali paparannya, Pemimpin Kota Depok menginformasikan, bencana banjir yang melanda sejumlah kota di awal tahun 2020, juga dialami Kota Depok. Ada 87 kejadian bencana banjir, tanah longsor yang disertai hujan angin dan pohon tumbang. Bencana tersebut menimpa 1.306 KK (2.976 jiwa) di 29 Kelurahan, dengan total kerugian sekitar 8,6 milyar dan 3 orang meninggal dunia.

Karena itu, Idris berharap seminar ini bisa memberikan pemahaman bersama tentang kondisi lingkungan di Jabodetabek, sehingga terwujud sinergitas di tingak pusat dan daerah dalam pengendalian dan penanggulangan banjir kawasan Jabodetabek. "Semoga seminar ini menjadi sebuah pemicu bagi kita untuk tetap semangat dalam menangani banjir secara bersama-sama," katanya.

Dalam kesempatan itu, Wali Kota Depok juga memberikan beberapa strategi penanganan banjir dan genangan di Kota Depok, diantaranya dengan pembuatan sumur imbuhan, membangun saluran drainase dengan pembuatan resapan dan pembuatan biopori.

"Kami juga mengendalikan banjir alami dengan cara konservasi situ, menanaman pohon dan tanaman pencegah longsor, membangun konektivitas dan peningkatan kapasitas jaringan drainase, menertibkan bangunan sempadan sungai, kali dan situ, serta mengngkat sampah di badan air oleh satgas SDA," tutur Idris.

Rabu, 15 Januari 2020

Sub Bagian Humas dan Dokumentasi

Bagian Promentasi Setda Kota Depok

Siti Kholasoh