Pemerintah telah mengumumkan hasil sidang isbat dan menentukan awal puasa atau 1 Ramadhan 1440 Hijriah yang disepakati jatuh pada Senin, 6 Mei 2019. Pada hari pertama puasa, Wali Kota Depok, Mohammad Idris menyampaikan tausiah usai sholat zuhur berjamaah di Masjid, Balai Kota Depok.
Dalam tausiahnya, Wali Kota mengilustrasikan ramadhan sebagai lembaga pembinaan dan pelatihan. “Kita ibaratkan ramadhan ini seperti madrasah, maka madrasah ini punya visi yang tinggi sekali. Dari madrasah ramadhan akan muncul hamba Allah yang senantiasa taat,” ungkapnya, di Masjid Balai Kota, Senin (06/05/2019).
Dirinya juga menyampaikan tiga karakteristik atau big performance dari madrasah ramadhan yakni, mewujudkan muslim yang taat hukum, muslim yang disiplin dan muslim yang bertanggung jawab. Dikatakannya, dengan menjalankan ibadah puasa ramadhan seorang hamba yang paripurna, ialah hamba yang taat hukum, karena dia tau dan paham bahwa dirinya diwajibkan melaksanakan ibadah puasa.
Seorang muslim juga diajarkan menjadi disiplin, karena dengan ibadah puasa dia berdisiplin dengan waktu, dia mengetahui kapan waktunya sahur, imsak dan berbuka. Selanjutnya seorang muslim melalui madrasah ramadhan berarti tengah mendidik dirinya menjadi muslim yang bertanggung jawab dihadapan Allah SWT.
“Dan yang terpenting ialah bagaimana setelah lulus dari madrasah ramadhan selama 1 bulan, apakah kita bisa dikatakan sebagai orang yang sukses, dengan menjadi pribadi yang lebih baik lagi, menjadi hamba yang lebih taat, dan kembali ke fitrah,” imbuhnya.
Siaran Pers
Depok, Senin 6 Mei 2019
Sub Bagian Humas dan Dokumentasi
Sekretariat Daerah Kota Depok
Rokhmi Handayani Rahayu