Beragam kegiatan ramaikan peringatan Hari Jadi Ke-20 Kota Depok, diantaranya kegiatan Napak Tilas. Wali Kota Depok, Mohammad Idris menilai kegiatan tersebut mengandung nilai positif karena mengenalkan sejarah Kota Depok.
"Napak tilas adalah kegiatan yang dilakukan dengan berjalan kaki, menelusuri jalan yang pernah dilalui seseorang, pasukan dan lain sebagainya, untuk mengenang perjalanan pada masa perang, atau sejarah masa lalu. Kegiatan ini bertujuan sebagai pengingat, meneruskan dan mewariskan nilai-nilai perjuangan, dan sejarah Kota Depok, mengingat banyak dari kita terutama generasi muda, tidak mengalami langsung peristiwa sejarah Kota Depok," kata Idris di Lapangan Balai Kota Depok, Sabtu (27/04/2019).
Sementara itu, Ketua Panitia Hari Jadi Ke-20 Kota Depok, Dadang Wihana mengatakan Tim Napak Tilas melewati 11 kecamatan di Kota Depok, yang terdiri dari 6 pasukan dan masing-masing pasukan berjumlah 20 orang, sesuai dengan Hari Ulang Tahun Kota Depok Ke-20 yang tepat jatuh pada hari ini. "Ke enam pasukan yang bertugas diantaranya Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Dinas Pendidikan (Disdik), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), Dinas Perhubungan (Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pramuka dan Paskibraka Kota Depok," terang Dadang.
Kegiatan Napak Tilas yang melalui 11 kecamatan di Kota Depok, ditempuh dengan jarak 70 km tanpa henti yang dimulai dari kawasan sejarah Depok lama dan berakhir di Balai Kota Depok. Secara simbolis, Wali Kota Depok Mohammad Idris dengan didampingi Wakil Wali Kota Depok menerima Pataka Paricaradharma dari Tim Napak Tilas, yang selanjutnya diserahkan kepada Tim Pataka Paricaradharma pada Upacara Peringatan Hari Jadi ke-20 Kota Depok yang dirangkai dengan peringatan Hari Otonomi Daerah (Otda) ke-23 Tahun 2019.
Siaran Pers
Sabtu, 27 April 2019
Bagian Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok
Rokhmi Handayani Rahayu