Untuk mengoptimalkan kinerja di kelurahan dan kecamatan, Pemerintah Kota Depok terus melakukan upaya percepatan dalam pemenuhan kebutuhan SDM di kecamatan dan kelurahan. Pelatihan/bimtek sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas SDM kecamatan dan kelurahan dalam penatausahaan pengelolaan keuangan juga dilakukan.
Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Depok Mohammad Idris saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bojongsari di Hotel Savero, Selasa (12/02/19). “Kami terus berupaya untuk memperbaiki kinerja untuk mewujudkan efektifitas dan efisiensi pada penggunaan anggaran di lingkungan pemerintah,” kata Idris.
Pemimpin Kota Depok juga meminta para pemangku kepentingan untuk turut aktif dalam musrenbang, mulai dari penyampaian aspirasi, pengawalan, juga pengawasan. Dimana pemangku kepentingan terdiri dari tiga unsur, yaitu pemerintahan, masyarakat, dan pelaku usaha.
“Selamat bermusyawarah, jadikan musrenbang kecamatan ini menjadi entry point dalam mewujudkan kinerja yang semakin baik,” kata Idris seraya menginformasikan IPM Kecamatan Beji mencapai 80, realisasi PBB melebihi target, yaitu 106,5%, dan serapan anggarannya menduduki posisi tertinggi kedua se-Depok, yang mencapai 94,5%.
Dalam kesempatan itu, Camat Beji, Ues Suryadi juga berharap melalui musrenbang ini, bisa meningkatkan pemantapan infrastruktur dalam upaya peningkatan daya saing ekonomi dan kesejahteraan masyarakat menuju Kota Depok yang unggul, nyaman, dan religius. (olas)
Depok, 12 Februari 2019
Sub Bagian Humas dan Dokumentasi
Sekretariat Daerah Kota Depok