Siaran Pers

Forum Pembauran Kebangsaan Kota Depok Punya Program Koling

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 02 Nov 2017
  • Waktu: 10:10 WIB
Siaran Pers

Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok

Kamis, 2 November 2017

Dokumentasi dan Humas – Forum Pembauran Kota Depok punya beberapa program kegiatan, diantaranya ialah program sederhana yakni KOLING atau Kongkow Keliling. Hal tersebut disampaikan Ketua FPK Kota Depok Entong Manisah Boy atau lebih akrab disapa Bang Boy, saat audiensi di Ruang Kerja Wakil Walikota Depok, lantai 2, Gedung Balaikota Depok, Kamis (2/11/2017).

“Program KOLING atau Kongkow Keliling hakekatnya adalah menjalankan  silaturahim dengan cara gotong-royong dan berbagi pengalaman tanpa harus ada yang merasa dibebankan. Adapun program lainnya adalah pendekatan melalui seni tradisi, adat istiadat seperti silat dan memainkan alat musik tradisional,” terang Bang Boy. Lanjutnya, tiap ada KOLING akan ada acara Nandak Bareng, Nandak berarti menari (bahasa Depok), dapat dinikmati oleh siapapun tanpa memandang asal, suku, ras dan etnis.

Dalam kesempatan tersebut, suami dari Iin Marlina ini juga menyampaikan laporan bahwa pada beberapa waktu lalu telah menerima study banding FPK Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. Kala itu FPK Kabupaten Buleleng menanyakan beberapa hal kepada FPK Kota Depok diantaranya bagaimana FPK Kota Depok dapat membuat FPK Kecamatan hingga Kelurahan, bagaimana cara FPK Kota Depok merangkul tokoh-tokoh ras, suku, etnis untuk bergabung dengan FPK, serta bagaimana cara menyelesaikan permasalahan antar ras, suku dan etnis yang berselisih.

“Saat ini di Kota Depok telah terbentuk sebanyak 48 FPK Kelurahan. Dari 27 Kabupaten/Kota di Jawa Barat baru Kota Depok yang melaksanakan atau membentuk Forum Pembauran Kebangsaan atau FPK hingga ke tingkat kelurahan,” terang Bang Boy yang mengenakan pakaian khas Kota Depok, Pangsi.

Pradi mengatakan bahwa FPK merupakan amanat Permendagri Nomor 34 Tahun 2006 tentang pembentukan Forum Pembauran Kebangsaan di daerah. “Keberadaan FPK di Kota Depok merupakan perwujudan keberagaman di Kota Depok, dimana warganya terdiri dari beragam ras, suku dan etnis. FPK semakin memperkaya organisasi bentukan pemerintah disamping adanya organisasi lain sepertu FKUB atau Forum Kerukunan Umat Beragama,” terangnya. Dirinya berharap FPK dapat terus menjalin sinergi dengan pemerintah secara luas tidak sebatas kerjasama dengan Kesbangpol semata. (mira)