Siaran Pers

FGD Sayembara Alun-Alun Kota Depok Terselenggara di Balaikota

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 02 Oct 2017
  • Waktu: 05:13 WIB
Press Release
Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok
Senin, 02 Oktober 2017

Balaikota – Perlahan tapi pasti, Walikota dan Wakil Walikota Depok akan memenuhi janjinya untuk menyediakan RTH (Taman Kota dan Alun-alun).

Hal tersebut terlihat dari sudah digelarnya Focus Group Discussion (FGD) Sayembara Perancangan Ruang Terbuka Hijau (Taman Kota Dan Alun-Alun) Kota Depok Tahun 2017. FGD berlangsung di Aula Bougenvile Balaikota Depok, Senin, (02/10/17). FGD dihadiri oleh Ketua Ikatan Arsitektur Indonesia Provinsi Jawa Barat, Ketua Ikatan Arsitektur Lansekap Indonesia Provinsi Jawa Barat, Kepala Departemen Arsitektur Universitas Indonesia, dan Praktisi serta OPD yang terkait.

Kepala Disrumkin Kota Depok Wijayanto menginformasikan, FGD sayembara diadakan untuk menghasilkan ide atau gagasan kreatif dan komprehensif yang akan menjadi dasar perencanaan dan pembangunan RTH. “Sayembara sebagai sarana untuk mengajak masyarakat dalam perancangan RTH, sehingga RTH sesuai dengan kebutuhan masyarakat Kota Depok,” ujarnya.

Pria yang akrab disapa Wijay ini juga menginformasikan tentang garis besar rangkaian proses pemenuhan RTH. Dimana tahun ini adalah sayembara, tahun 2018 mulai membangun infrastuktur dasar, tahun 2019 melengkapi sarpras RTH, dan insya Allah tahun 2020 alun-alun bisa dimanfaatkan.

Awali sambutannya, Pemimpin Kota Depok Mohammad Idris menyatakan bahwa Pemerintah Kota berkewajiban menyediakan ruang kota yang dapat dimanfaatkan oleh semua lapisan masyarakat. Selain itu, penyediaan RTH juga menjadi janji yang telah diakomodir dalam misi ke-empat pada RPJMD 2016-2021. “Semangat kami terdorong untuk secepatnya memenuhi RTH di Kota Depok. Semoga FGD ini bisa menyelaraskan pemahaman bersama dari pokok pemikiran tentang alun-alun sehinga dapat mewujudkan RTH yang menjadi citra Kota Depok,” tutur pria kelahiran Jakarta.

Idris sempat memaparkan tentang tiga program unggulan Kota Depok, yaitu Zero Waste City (Kota Bebas Sampah), Smart Healthy City (Kota Sehat), dan Family Friendly City (Kota Ramah Keluarga). “Penyediaan ruang tebuka publik diharapkan bisa menjadi media untuk menampung dan menerapkan wujud nyata dari esensi ketiga program unggulan tersebut,” ungkap Walikota seraya berharap, FGD dapat memberikan pemahaman yang komprehensif terkait dengan penyediaan RTH, serta dapat menguatkan motivasi untuk terus berkomitmen dalam memberikan pelayanan yang terbaik. (olas)