Siaran Pers

Guru Adalah Pendidik, Obor, dan Inspirator bagi Anak-Anak & Orangtua

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 24 Jun 2014
  • Waktu: 02:08 WIB
Siaran Pers

Humas dan Protokol Setda Kota Depok

Selasa, 24 Juni 2014

 
Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 menyebutkan bahwa Kepala Sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk memimpin sekolah. Untuk menyiapkan SDM Kepala Sekolah, Pemerintah Kota Depok mengirimkan 97 orang untuk menjadi peserta rekrutmen serta diklat Cakep . Semua peserta telah melalui tahapan rekrutmen dengan seleksi administrasi dan akademik serta tahap diklat. Diklat Calon Kepala Sekolah (Cakep) bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kemendikbud di Kabupaten Karang Anyar, Jawa Tengah. Semua peserta dinyatakan lulus dan mendapat Sertifikat Tanda Tamat Pendidikan & Pelatihan (STTP) dan dicatat dalam database nasional serta diberi Nomor Unik Kepala Sekolah (NUKS).

Usai diklat, ke-97 orang yang terdiri dari 84 jenjang SD, 6 orang jenjang SMP, dan 7 orang jenjang SMA/SMK, mengikuti apel pagi di Balaikota, Selasa (24/6). Disana, Walikota Depok selaku Pembina Apel menyerahkan secara simbolis STTP kepada 6 peserta yang meraih nilai terbaik. “Selamat atas kelulusannya. Saya berharap, jangan hanya memikirkan bagaimana menambah angka kredit saja, tetapi pikirkan bagaimana berinteraksi meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Depok. Bila kita kreatif, maka angka kredit pasti mengikuti karena kita ikut berbuat. Tetaplah menjadi guru dan pendidik, jadilah obor untuk anak-anak dan orang tua yang secara sungguh-sungguh melakukan proses-proses pembelajaran yang benar” tutur Walikota.

Nur Mahmud melanjutkan, guru berpengaruh mewarnai pola berpikir, pola bertindak, dan berperilaku. Karena itu, para guru harus memiliki pendirian dan perilaku yang layak menjadi contoh, menjadi obor yang bersahaja, bukan malah bermewah-mewah. Terakait dengan jabatan, baik diangkat atau pun tidak diangkat menjadi Kepala Sekolah (walaupun telah lulus diklat), jangan kecewa, tetap tunjukan bahwa saudara memiliki dedikasi yang layak untuk menjadi teladan. Menjadi kepala sekolah atau tidak, saudara tetaplah seorang guru. Menjadi guru tidak hanya disekolah saja, tetapi dirumah, dilingkungan, dan dimanapun kita berada sehingga orang disekitar kita terinspirasi oleh kita. “Para guru juga harus siap menghadapi  isu serta problem yang terkait dengan penyandang masalah kesejahteraan sosial” himbau Pemimpin Depok.

Walikota kembali mengingatkan bahwa program Dinas Pendidikan yang berusaha dan bertekad menyelesaikan mereka-mereka yang belum berijazah hingga SMA/SMK, adalah untuk memberi contoh dan semangat kepada anak-anak muda, bahwa orang tua atau orang sepuh juga peduli pada pendidikan, sehingga mereka yang muda tidak berhenti sekolah. “Ubah mental, tekad, dan komitmen serta tunjukan bahwa saudara adalah guru yang mampu membuka dan mencerahkan minat mereka yang belum berijazah, sehingga mereka terinspirasi untuk mendapatkan ijazah. Karena pendidikan di Kota Depok untuk semua (education for all). Jadilah mengayom, pemberi informasi, dan pendorong  bagi mereka yang belum berijazah agar mereka bisa ikut ujian paket kesetaraan dan memiliki ijazah hingga SMA/SMK” himbau Nur Mahmudi . (olas)