Siaran Pers

Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Masa Sidang II tahun sidang 2014, dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban APBD tahun 2013

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 23 Jun 2014
  • Waktu: 14:19 WIB
Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Senin, 23 Juni 2014

Bertempat di ruang rapat DPRD Kota Depok, Senin 23 Juni 2014 Rapat Paripurna DPRD Kota Depok Masa Sidang II tahun sidang 2014, dalam rangka penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan Peraturan Daerah Pertanggungjawaban APBD tahun 2013, dilaksanakan. Hadir dalam acara ini Walikota Depok H. Nur Mahmudi Isma'il, MSc, Ketua DPRD Kota Depok Rintis Yanto, MM,  anggota  DPRD, perwakilan Muspida, Instansi Vertikal, Kepala OPD, LSM, Media dan hadirin lainnya. Pada kesempatan ini,   Walikota juga menyampaikan jawaban terhadap pandangan umum fraksi - fraksi.

Berikut adalah kutipan pandangan beberapa fraksi:
- Fraksi Demokrat
Memandang perlu dilakukan perencanaan lebih matang dikemudian hari , pada instansi atau OPD yang ada di Kota Depok, agar pada tahun  berikutnya tidak ada lagi sisa anggaran yang cukup besar.Transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas perlu terus dilakukan dan ditingkatkan.

-Fraksi PKS
Mengucapkan selamat dan apresiasi atas prestasi yang telah diraih Kota Depok yaitu status WTP selama 3 tahun berturut- turut. Namun DPRD harus tetap memberikan pengawasan dan masukan sebagai fungai check and balances. Pendapatan asli daerah harus terus ditingkatkan , peningkatan dan pengawasan pajak reklame, dan pemasukan dari PBB. Status WTP hendaknya menjadi motivasi untuk terus menigkatkan kinerja dan mempertahankan prestasi  yang sudah ada, jangan sampai lengah.

- Fraksi Golkar juga turut mengapresiasi atas prestasi status WTP dan Penghargaan atas LPPD Kota Depok skala nasional. Terkait pendapatan, Pemerintah Kota harus berupaya agar pendapatan asli daerah dapat terus menigkat. Pesatnya pembangunan dan perkembangan tumbuhnya perkantoran serta pusat perbelanjaan di Kota Depok seharus nya berdampak pada penerimaan pemasukan pendapatan daerah. Oleh karena itu, dinas terkait diharapkan memberikan data yang update dan detail tentang semua itu. Dan membahas dengan DPRD segala hambatan yang membuat pendapatan daerah belum begitu signifikan peningkatanya.

- Fraksi PAN

Berharap agar Pemkot terus berinovasi untuk meningkatkan pendapatan daerah. Serta mengevaluasi dan menyelesaikan pembangunan sekolah, SMP dan SMA negeri di Kota Depok. Dua dinas penyumbang terbesar dalam silpha tahun 2013, dinkes dan disdik harap memepermatang perencanaan agar tidak terjadi sisa anggaran, dan mencari solusi hambatan kegiatan atau pembangunan.

- Fraksi PDI
Seluruh OPD harus memperbaiki kinerja dan perencanaan agar, tidak terjadi silpha lagi dikemudian hari. Pemkot juga harus terus mengevaluasi sarana dan prasarana yang belum terealisasi di kota Depok.

- Fraksi Gerindra bangsa pada dasarnya menyampaikan pandangan yang serupa peningkatan SDM dan peningkatan kompetensi diharapkan dapat mempengaruhi meningkatnya PAD. Insya Allah , rakyat terjamin jika PAD besar. Efisiensi masih menjadi hal yang penting, untuk menghindari silpha masing- masing OPD harua secara  matang menghitung kebutugan real.

Jawaban Walikota terhadap pandangan fraksi yaitu:
Pandangan fraksi dan rekomendasi sangat berguna bagi  proses perbaikan dalam meningkatkan kinerja Pemerintah. Mengingat 582 m jumlah silpha tahun 2013 tentu perlu dilakukan perbaikan dari proses perencanaan hingga evaluasi.  Diharapkan akan terus ada perbaikan dari seluruh OPD dan terus membawa nilai efisiensi, transparan dan akuntabel. Kami juga terus berusaha menggali potensi untuk peningkatakan pendapatan asli daerah Kota Depok. Peningkatan pajak reklame dan pengawasan juga terus kami lakukan,"tuturnya.

Beliau juga mengajak semua umat muslim untuk bergembira menyambut datangnya bulan suci ramadhan, dan mempersiapkan diri dan keimanan, agar lebih khusuk dalam beribadah dan tetap semangat dalam bekerja. (Endang)