Siaran Pers
Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok
Senin, 24 Juli 2017
Dalam rangka mendukung program pemerintah dan memenuhi target RPIJMN akses aman air minum dan sanitasi 100:0:100 pada tahun 2019 serta RPIJMD Kota Depok, diperlukan dana yang tidak sedikit, sehingga memerlukan dukungan dan komitmen dari berbagai pihak, dalam hal ini stakeholder terkait. Atas dasar tersebut PDAM Tirta Asasta Kota Depok menyelenggarakan Lokakarya Rencana Bisnis PDAM Tirta Asasta Kota Depok Tahun 2017-2021.
Lokaraya tersebut sebagai sarana untuk menyampaikan perencanaan dan pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) yang tertuang dalam rencana bisnis dengan harapan semua stakeholder terkait dapat memberikan dukungan dan komitmennya sesuai dengan porsinya masing-masing. Walikota Depok, Mohammad Idris secara resmi membuka acara lokakarya yang berlangsung di Aula Teratai, Lantai 1, Gedung Balaikota Depok, Senin (24/7/2017).
Acara yang mengusung tema “Pengembangan PDAM Dalam Rangka Menuju Pemenuhan Akses Air Minum yang Berkelanjutan” diikuti oleh 89 orang peserta dari unsur Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Daerah dan jajaran manajemen PDAM Tirta Asasta Kota Depok serta instansi terkait. Hal tersebut disampaikan Ketua Panitia Penyelenggara, Zainal Aripin dalam laporannya.
Walikota Depok, Mohammad Idris dalam sambutannya menyampaikan bahwa percepatan pembangunan sektor air minum merupakan kegiatan pembangunan yang harus diprioritaskan, karena terkait dengan kebutuhan dasar bagi setiap manusia. “Hal tersebut sesuai dengan resolusi badan internasional (PBB) tanggal 30 september 2010 yang didukung oleh 122 negara yang menyatakan bahwa air dan sanitasi merupakan hak azazi manusia yang dikenal dengan program Sustainable Development Goals (SDG’s).SDG’s yang dituangkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN)sampai dengan tahun 2019 adalah akses universal dengan target 100-0-100, yaitu 100% pengelolaan sanitasi, 0% kawasan kumuh dan 100% akses air minum,” terang Idris.
Sebagaimana telah diketahui bersama, bahwa pertumbuhan Kota Depok yang sangat pesat, perlu diimbangi dengan penyediaan infrastruktur air minum yang memadai. Hal tersebut sangat diperlukan guna meningkatkan cakupan pelayanan air minum perpipaan di Kota Depok, sehingga kebutuhan masyarakat akan air bersih dan sanitasi sehat dapat terpenuhi.
“Kehadiran PDAM Tirta Asasta di Kota Depok merupakan hal yang amat dibutuhkan. Visi, Misi dan program-program PDAM Tirta Asasta Kota Depok yang telah dimiliki, harus bersinergi denganvisi misi dan program-program Pemerintah Kota Depok. Sehingga pesatnya pertumbuhan penduduk dan sosial ekonomi Kota Depok, yang menjadi tantangan sekaligus potensi bagi PDAM Tirta Asasta Kota Depok, dapat dipenuhi kebutuhan air minum perpipaannyadengan aman dan terlindungi sesuai amanat dan target pemerintah,” ujar Walikota. (Mira)