Siaran Pers

Penyusunan KUA-PPAS TA 2018 Terapkan Pendekatan Money Follow Progam

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 19 Jun 2017
  • Waktu: 08:15 WIB
Siaran Pers

Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok

Jum’at, 16 Juni 2017

Dalam melakukan penyusunan KUA-PPAS TA 2018, TAPD telah berusaha untuk menerapkan pendekatan Money Follow Program. Penyusunan anggaran tidak lagi dilakukan untuk membiayai tugas dan fungsi organisasi semata, tapi juga didahulukan untuk pemenuhan empat belas prioritas pembangunan serta pemenuhan janji Walikota/Wakil Walikota sebelum membiayai belanja yang lain. Hal tersebut disampaikan Walikota Depok, Mohammad Idris dalam Rapat DPRD Kota Depok dalam rangka kesepakatan antara Walikota dan DPRD ATAS RANCANGAN kua-ppas ta 2018, Jum’at (16/06/2017), di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Depok.

Melalui langkah perencanaan yang terfokus tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian tiga program unggulan Kota Depok yaitu Depok Kota Sehat, Depok Kota Bersih dan Depok Kota Ramah Keluarga. “Kita menyadari sepenuhnya bahwa sebagai kota yang sedang tumbuh, Kota Depok membutuhkan anggaran yang besar. Terlebih dengan kualitas perencanaan yang semakin baik saat ini, belanja APBD Kota Depok di masa mendatang akan semakin efisien sehingga SILPA pada akhir tahun akan cenderung menurun,” kata Walikota dihadapan para peserta rapat.

Dirinya juga menyampaikan, pada tahun 2018 akan mengoptimalkan pencapaian pendapatan daerah baik yang berasal dari PAD, Dana Perimbangan atau yang lain Pendapatan Daerah yang sah. “Diantaranya melalui perbaikan system dan manajemen pengelolaan keuangan daerah, pengalihan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD), peningkatan disiplin wajib pajak dalam pelaporan dan pembayaran serta peningkatan kualiats SDM pengelola pendapatan. Direncanakan PAD Kota Depok untuk yang pertama kalinya akan melampaui angka satu trilyun rupiah,” terangnya.

Penyusunan KUA-PPAS TA 2018, telah dilakukan dengan memperhatikan kondisi ekonomi makro Kota Depok saat ini, capaian kinerja program dan kegiatan pada tahun 2016 serta beberapa asumsi perekonomian nasional dan Jawa Barat. “Setelah mendapatkan pandangan, masukan dan saran oleh anggota Banggar DPRD pada saat pembahasan, saya berharap bahwa hasil yang telah disepakati pada hari ini selanjutnya akan dapat menjadi pedoman yang efektif dalam penyusunan Rencana Kerja Anggaran atau RKA pada Rancangan APBD TA 2018 mendatang,” tutup Walikota. (mira)