Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok
Jum’at, 7 April 2017
Dokumentasi dan Humas – Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna membuka Musyawarah Cabang (Muscab) ke-VI Gabungan Pengusaha Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kota Depok.
Muscab tersebut berlangsung di Graha Insan Cita, Kelurahan Baktijaya, Kecamatan Sukmajaya, Jum’at (07/04/17) siang. Hadir dalam pembukaan muscab, Ketua DPRD Kota Depok, Ketua BPD Gapensi Provinsi Jabar, Ketua Asosisi se-Kota Depok dan pengurus serta anggota BPC Gapensi Kota Depok. Muscab tahun ini mengusung tema ‘Dengan Muscab Ke-VI, Masyarakat Jasa Kontruksi Siap Melaksanakan Pembangunan bersama Pemkot Depok’.
Ketua panitia Muscab menginformasikan agenda muscab, yaitu untuk pemilihan ketua periode selanjutnya, membahas peran serta dan eksistensi Gapensi terhadap pembangunan Kota Depok. Karena itu, kami berharap sinergi antara pemangku kebijakan di Pemkot dengan gapensi dapat lebih kuat lagi. Sehingga Gapensi dapat lebih mengembangkan potensi putra daerah untuk lebih dapat bersaing dengan pengusaha jasa kontruksi dari luar daerah.
Sementara itu, Ketua DPD Gapensi Jawa Barat Susilo Wibowo berharap ketua DPC terpilih yang baru dapat membawa Gapensi lebih baik lagi kedepannya, di usia Gapensi yang ke-58. “Semoga Gapensi mampu mengembangkan sayap dan juga memberikan dorongan positif terhadap pembangunan Kota Depok,” ujarnya seraya mensosialisasikan UU No. 2 Tahun 2017 yang baru diterbitkan Januari 2017, sebagai pengganti UU No 18 tahun 1999.
Senada, Ketua DPRD Depok Hendrik Tangke Allo berharap, peran serta pengusaha lokal dapat lbih berperan dan jangan mau kalah dengan pengusaha dari luar. “Gapensi adalah asosiasi tertua di Depok. Karena itu, semangat profesional serta kualitas harus diutamakan, khususnya kualitas pengusaha lokal atau putra daerah,” tutur Hendrik.
Dalam sambutannya, Wakil Walikota Depok Pradi Supriatna meminta BPC Gapensi Kota Depok untuk menjadikan Muscab sebagai tonggak awal dalam menunjukkan peran, dedikasi serta kontribusi BPC Gapensi Kota Depok dalam membangun infrastruktur yang diperlukan bagi upaya mendukung pertumbuhan ekonomi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta meningkatkan kualitas lingkungan di Kota Depok.
Pradi melanjutkan, dalam era kompetisi seperti ini, setiap perusahaan konstruksi, termasuk BPC Gapensi Kota Depok agar berlomba untuk meningkatkan kapabilitas SDM, sehingga mampu bersaing di pasar lokal maupun global. Terlebih lagi dengan semakin terbukanya pasar ASEAN Economic Community (Masyarakat Ekonomi ASEAN) sejak akhir tahun 2015 lalu.
“Semoga muscab berjalan lancar dan siapapun ketua yang terpilih bisa membawa Gapensi Kota Depok lebih baik lagi. Semoga sinergitas antara pelaku jasa konstruksi di kota Depok dengan Pemkot semakin baik. Sehingga masyarakat bisa benar-benar merasakan manfaat dari program pembangunan fisik dan infrastruktur yang digulirkan oleh Pemerintah Kota Depok,” harap Wakil Walikota. (olas)