Siaran Pers
Humas dan Protokol Setda Kota Depok
Jum'at, 20 Juni 2014
Jum'at, 20 Juni 2014, bertempat di RM Gubug Gurame, Tapos Depok Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Shomad, MA memimpin rapat koordinasi dengan tim pokja Paket p2kp Depok. Dalam rapat ini, juga hadir beberapa perwakilan BKM se- Kota Depok. Rapat ini dilaksanakan untuk membahas beberapa evaluasi dari pelaksanaan kinerja BKM di tahun 2013. Juga untuk menjalin komunikasi serta silaturahmi Pemerintah Daerah dengan BKM dan Forum Komunikasi se-Kota Depok.
Ketua Forum Komunikasi BKM se- Kota Depok Bapak Gozali menjelaskan bahwa BKM telah melaksanakan pendampingan pembangunan jalan dari program PNPM sejumlah 34330 m2. BKM selalu membutuhkan Pemerintah Kota sebagai mitra dalam menjalankan tugas. Semoga melalui acara ini, dapat meningkatkan sinergitas antara BKM dengan Pemerintah.
Wakil Walikota Depok KH. Idris Abdul Shomad, MA selaku Ketua Tim Penaggulangan Kemiskinan Kota berharap "semoga melalui acara ini, dapat meningkatkan sinergitas antara BKM se- Kota Depok dengan Pemerintah. Melalui pembahasan evaluasi BKM, Paket P2KP ini diharapkan dapat meningkatkan dan memperbaiki segala kekurangan pada tahun 2013. Rakor ini juga untuk menyerap gagasan, ide, dan mengetahui hambatan yang dialamai BKM Kota Depok dalam melaksanakan tugas, "tuturnya.
Beliau sangat mengapresiasi kerja BKM Kota Depok yang telah melakukan aksi sosial atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sebagai sesama manusia. "Manusia adalah sebagai mahluk sosial, tak ada manusia yang dapat hidup sendiri. Sebagai manusia berkewajiban melakukan tanggung jawab sosial, sebagai khalifah, BKM adalah kerja sosial yang mulia, yang melakukan kegiatan salah satu program penanggulangan kemiskinan. Semua kerja BKM, aksi sekecil apapun, akan sangat bermanfaat bagi masyarakat, " tuturnya. Pembangunan di Kota Depok dilakukan secara fisik dan nonfissik, begitu juga penanggulangan kemiskinan di Kota dilakukan secara fisik dan non fisik.
Beberapa hal lain yang disampaikan pada rakor ini adalah capaian BLM 2013, capaian keberdayaan BKM, kinerja infrastruktur, kinerja ekonomi, rencana BLM 2014.Bantuan langsung masyarakat merupakan stimulan program untuk mendorong kemandirian masyarakat. BLM di tahun 2013 senilai Rp. 9.350.000.000 berupa APBN terbagi atas PNPM Reguler 4.607500.000dan p4-1 P 2.750.000.000 dan dana daerah untuk urusan bersama ( DDUB/ APBD) reguler 2.42500.000 dan untuk BLM lanjutan senilai 1.7.50.000.000. Pada tahun 2013 BLM cair ke BKM baru sebesar 60% dari total BLM reguler, APBN yaitu sebesar 2910.000.000. (Endang)