Ekonomi Kreatif Sumbang PDRB Kota Depok Sebesar 11,73%
-
Penulis:Adminstrator
Tanggal:09 Mar 2017
Waktu:08:18 WIB
Protokol dan Dokumentasi Setda Depok
Kamis, 9 Maret 2017
Dokumentasi dan Humas – Kota Depok memiliki banyak kekuatan bidang kreatif yang dapat dikembangkan, sehingga memiliki nilai tambah ekonomi.
Bahkan, berdasarkan data tahun 2013 menyebutkan bahwa ekonomi kreatif telah memberikan sumbangan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Depok secara signifikan yaitu sebesar 11,73%. Tiga sektor utama yang sangat dominan dalam ekonomi kreatif Kota Depok adalah sektor fesyen, sektor kerajinan dan sektor kuliner.
Hal tersebut disampaikan Walikota Depok Mohammad Idris saat press conference IMF 2017, di The Margo Hotel, Kamis (9/3/2017). Industri kreatif di Indonesia memang sedang tumbuh-tumbuhnya. Ini tentu sebuah industri yang sangat potensial bagi perkembangan negeri ini. Kini industri kreatif tidak bisa lagi disepelekan, karena sudah terbukti eksis dan menguntungkan. Kita harus yakin bahwa industri kreatif dapat menjadi sumber daya saing dan sumber daya pertumbuhan yang berkelanjutan.
Karena itu, Pemerintah Kota mendukung penyelenggaraan Indonesia Muslim Festival (IMF) 2017 yang akan berlangsung di Kota Depok. “Ini merupakan suatu hal yang yang menggembirakan karena IMF menjadi sarana yang efektif dalam mempromosikan produk inovatif dari para pelaku industri kreatif di Kota Depok. IMF juga akan mendongkrak perekonomian Kota Depok terutama dari sektor kreatif,” tutur Idris.
Ketua IMF 2017 Dian Anggreini menginformasikan, Kota Depok terpilih menjadi tempat untuk diselenggarakannya pameran IMF 2017. IMF akan berlangsung selama 4 hari, 27 - 30 Juli 2017 di Balairung Budi Utomo, Hotel Bumi Wiyata Depok. IMF akan menampilkan berbagai makanan halal, talkshow, hingga santunan untuk anak yatim piatu. “Rangkaian pameran dan fashion show dari para pengusaha busana muslim Depok dan Indonesia juga akan digelar. Jadi IMF 2017 ini, akan mencangkup berbagai aspek dari bisnis, budaya, pendidikan, dan hiburan dalam satu atap,” terang Dian menambahkan, salah satu tujuan IMF adalah mempererat tali silaturahim antar sesama pengusaha dan keluarga muslim Indonesia serta syi’ar Islam. (olas)