Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok
Selasa, 10 Januari 2017
Humas dan Dokumentasi – Rencana pembangunan/kegiatan Pemerintah Kota Depok Tahun 2017 perlu disosialisasikan agar dapat diketahui oleh seluruh masyarakat, khususnya tingkat kecamatan dan kelurahan.
Karena itulah Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Pengembangan Daerah (BappLitBangDa) menggelar sosialisasi pembangunan Tahun 2017 di Hotel Bumiwiyata Kota Depok. Sosialisasi secara resmi dibuka Walikota Depok Mohammad Idris, Selasa (10/01/17) pagi. Terlihat hadir Wakil Ketua DPRD Depok Yeti Wulandari, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala OPD, Camat, Lurah, dan LPM se-Kota Depok.
Kepala BappLitBangDa Hamid Wijaya mengatakan sosialisasi pembangunan merupakan rangkaian awal pelaksanaan kegiatan tahun 2017 yang merupakan penjabaran Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2016-2021. “Sosialisasi untuk menginformasikan rencana pembangunan serta kegiatan selama tahun 2017 sehingga masyarakat mengetahui,” ujarnya.
Hamid melanjutkan, kegiatan pembangunan kota Depok Tahun 2017 merupakan penjabaran dari RKPD Tahun 2017 yang mengacu pada enam prioritas pembangunan yaitu: (1) Penanganan masalah infrastruktur kota fokus pada kemacetan dan banjir. (2) Kota layak anak dan ramah lansia melalui peningkatan infrastruktur yang mengakomodasi lansia dan penyediaan taman yang terintegrasi antara lansia dan anak. (3) Pengembangan ekonomi kreatif. (4) Peningkatan peran keluarga. (5) Pengembangan wisata berbasis potensi lokal. (6) Ketertiban dan kerawanan social.
Saat sambutan, Pemimpin Depok Bersahabat menerangkan, rencana pembangunan atau kegiatan tahun 2017 merupakan rencana kerja OPD tahun 2017 yang lokasi pelaksanaannya berada pada lingkungan kecamatan dan kelurahan. Kegiatan tahun 2017 merupakan hasil proses panjang perencanaan dan penganggaran dari sisi teknokratik, politik (seperti pokok-pokok pikiran DPRD), partisipatif, bottom up (seperti prioritas kelurahan) dan top down baik dari pemerintah provinsi maupun nasional, yang dibahas bersama mulai dari musrenbang kelurahan dan kecamatan, forum OPD, musrenbang kota serta pembahasan bersama DPRD dengan tujuan utama mewujudkan kesejahteraan masyarakat kota Depok.
Beberapa kegiatan yang akan dilaksanan pada tahun 2017, antara lain; (1) Pembangunan RSUD wilayah barat (gedung 10 lantai); (2) Pembangunan puskesmas 24 jam, poned dan perawatan, pendampingan dan penemuan penyakit menular dan pemberian minum obat penyakit paru TBC yang melibatkan sinergi antara kader posyandu dengan puskesmas kecamatan; (3) Peningkatan pelayanan pendidikan antara lain pembangunan ruang kelas baru dan pembangunan sekolah baru untuk tingkat SMP; (4) Pembangunan jalan dan drainase, pelebaran simpang, pembangunan taman terpadu di kelurahan, dimulainya proses pembangunan alun-alun kota serta pengelolaan persampahan baik pada sektor rumah tangga maupun TPA; (5) Pelatihan yang berbasis usulan kebutuhan masyarakat kelurahan, pembangunan rumah tidak layak huni, dan posyandu; (6) insentif bagi kader, RT, RW dan LPM.
Walikota menuturkan, berbagai kegiatan tersebut merupakan tanggung jawab kita bersama, baik OPD LPM dan masyarakat. “Semoga OPD pelaksana dapat menjelaskan secara lebih detail kepada LPM dan masyarakat tentang kegiatan tahun 2017, maupun rencana kegiatan tahun 2018. Dimana prosesnya akan dimulai pada minggu ketiga januari 2017 yang diawali dengan musrenbang RKPD kelurahan. Semoga semua pelaksanaannya berjalan lancar dan sesuai dengan perencanaan,” tutur Idris. (olas)