Siaran Pers

The Man Behind The Gun, Senjatanya Adalah ASN

-
  • Penulis: Adminstrator
  • Tanggal: 09 Jan 2017
  • Waktu: 10:27 WIB
Protokol dan Dokumentasi Setda Kota Depok

Senin, 9 Januari 2017

Humas dan Dokumentasi – Pemimpin Kota Depok Mohammad Idris memanggil tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) ditengah apel pagi, Senin (09/01/17).

Panggilan tersebut membuat semua ASN yang ada di lapangan apel Balaikota tercengang. Ketiga ASN yang dipanggil tidak mengetahui apa alasan Walikota memanggilnya. Tak hanya kaget, rasa malu pun sempat menyelimuti karena sempat disangka memiliki kesalahan. Terlebih, disaksikan oleh seluruh ASN di lingkungan Balaikota.

Walikota mengatakan panggilan tersebut dilatari karena Saya adalah manusia. Dan manusia adalah mahluk sosial. Sebagai mahluk sosial kita bisa melakukan kesalahan. Kesalahan ketiga ASN ini adalah lahir pada hari ini. “Selamat hari lahir kepada Dwi Handayani, Yaniar Eka Prawita, dan Diah Widyowati,” ucap orang pertama di Depok seraya memberika kartu ucapan disertai cup cake berlambang kota Depok.

Walikota Depok Bersahabat menjelaskan kejadian ini sebagai bentuk perhatian pimpinan dalam bentuk komunikasi. “Bukan minta untuk diperhatikan, karena manuasia adalah mahluk social. Hal ini juga untuk memotivasi ASN, karena dengan SDM kita bisa melakukan sesuatu untuk meraih prestasi” terang Idris.

Idris melanjutkan, ibarat “the man behind the gun”, yang diterjemahkan artinya "Orang Dibalik Senjata". Senjata disini tentunya ASN. Jelas bahwa Pemkot Depok mampu menjadi unggul karena memang didalamnya memilki Sumber Daya Manusia/ ASN yang handal. Asset manusia perlu diberikan perhatian lebih besar karena semua sumber daya yang lainnya masih memerlukan human capital sebagai operator pengelolanya. Secanggih apapun the gun yang kita miliki, namun apabila tidak dikendalikan oleh operator yang handal yaitu manusia, maka hasilnya tidak akan bisa maksimal. Sebaliknya, operator yang handal akan bisa meningkatkan hasil dari alat yang sederhana sekalipun.

Karena itu, kami selalu memotavasi ASN Pemkot Depok, baik dalam briefing di internal OPD masing-masing setiap Selasa hingga Kamis, maupun dalam apel pagi setiap Senin dan Jum’at. Tak hanya itu, kami juga membangun spiritual ASN dengan kreasi masing-masing OPD, sperti outbond ataupun pelatihan ESQ. “Semoga perhatian, motivasi, dan peningkatan spiritual bisa membuat ASN Depok melayani masyarakat dengan optimal dan mewujudkan Depok yang unggul, nyaman, dan religious,” harap Walikota. (olas)